kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tolak restrukturisasi Jiwasraya, pensiunan BUMN ingin berdialog dengan Erick Thohir


Minggu, 02 Mei 2021 / 17:04 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Asuransi Jiwasraya, Jakarta, Selasa (15/12/2020). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

Senada, Koordinator Juru Bicara Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya, R Mahelan Prabantarikso menyebutkan, pihaknya tetap memfasilitasi dialog dengan pensiunan melalui perusahaan masing-masing. Namun, dialog tersebut tidak bertujuan mengubah skema yang sudah ada.

Ia juga menegaskan tiga opsi tersebut sudah bersifat final, sehingga tidak akan berubah. "Kalau diubah berarti Jiwasraya tidak konsisten dan mencederai pemegang polis yang kurang lebih 78 % setuju dengan restrukturisasi tersebut," terangnya. 

Perkembangan restrukturisasi

Mendekati batas waktu, restrukturisasi polis ritel Jiwasraya masih tertinggal dari bancassurance maupun korporasi. Hingga 30 April 2021, restrukturisasi polis ritel baru 77,9% atau setara 138.365 nasabah. 

Baca Juga: Maipark targetkan premi bruto capai Rp 353,5 miliar tahun ini

Padahal, perkembangan dua polis lainnya sudah melebih 80% yaitu bancassurance 93,8% dan korporasi 85,1%. Manajemen mengaku kesulitan untuk menjangkau polis ritel sehingga program ini tidak berjalan maksimal. 

"Polisnya kecil-kecil tapi tidak terlalu jelas secara data. Kami sudah coba hubungi dan komunikasi dengan surat tidak sampai dan telepon juga tidak ada. Ini jadi tantangan kenapa ritel baru sekian," kata Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko. 

Hexana menyebut, banyak polis ritel tidak teridentifikasi secara jelas. Jika sampai batas akhir tidak ada tanggapan maupun laporan, ia akan umumkan nama-nama pemegang polis itu ke publik. 

Selanjutnya: Masih lambat, restrukturisasi polis milik nasabah ritel Jiwasraya baru 76,2%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×