kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Transaksi Kartu Kredit Berpotensi Naik Dua Digit pada Ramadan & Lebaran


Selasa, 21 Maret 2023 / 06:15 WIB
Transaksi Kartu Kredit Berpotensi Naik Dua Digit pada Ramadan & Lebaran


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perbankan menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit di Ramadan dan Idul Fitri bisa naik dua digit.

General Manager Divisi Bisnis Kartu BNI Grace Situmeang menyatakan setiap tahunnya transaksi saat momen Ramadan dan Idul Fitri naik minimal 15% dibandingkan rata-rata nilai transaksi setiap bulan. 

“Transaksi kartu kredit pada Ramadan tahun ini diprediksikan akan lebih meningkat, dibanding tahun lalu, terutama untuk pembelanjaan kebutuhan menjelang bulan suci tahun ini. BNI telah menyiapkan serangkaian event dan promo yang menarik bagi seluruh pemegang kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan Ramadan sampai dengan hari raya Idul Fitri,” kata Grace kepada Kontan.co.id pada Senin (20/3). 

Grace menyatakan tren pertumbuhan volume dan nilai transaksi BNI kartu kredit, telah bertumbuh di atas 20% YoY menjelang akhir kuartal pertama 2023 ini. Dia berharap kondisi ini terus meningkat sampai akhir tahun. 

Grace menjabarkan berbagai program jelang Ramadan sudah dimulai dari tanggal 23 Maret 2023. BNI akan menebar berbagai promo untuk transaksi di grocery, hotel, hampers dan restoran, hingga pembelian tiket mudik. 

Baca Juga: Manfaatkan Momen Ramadan, BRI Targetkan Transaksi Kartu Kredit Naik 30%

Bank BRI memanfaatkan momentum Ramadan dan Idul Fitri 2023 untuk meningkatkan transaksi kartu kredit. Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani berharap transaksi kartu kredit bisa meningkat 30% saat bulan puasa dan Lebaran tahun ini. 

“Kami memproyeksikan transaksi kartu kredit untuk tahun 2023 itu bisa tumbuh 25% sampai 30%. Penopangnya dari transaksi terkait travel dan groceries,” ujar Handayani. 

Handayani menjelaskan berdasarkan data portofolio BRI, transaksi kartu kredit untuk travel telah mengalami perbaikan. Sebelum pandemi, transaksi travel penyumbang terbesar kedua untuk bisnis kartu kredit. Namun merosot jauh ke bawah  saat terjadi pandemi Covid-19, namun saat ini sudah kembali lagi ke posisi kedua.

Guna meningkatkan transaksi kartu kredit di momen Ramadan dan Idul Fitri 2023, BRI menjalin kerja sama dengan PT Citilink Indonesia dengan mengadakan program BRI Citilink Online Travel Fair (COTF). Program tersebut menjadi event pertama kali yang diselenggarakan secara online tepat di awal Ramadan 2023 dengan periode selama 20-26 Maret 2023. 

Baca Juga: BNI Sebut Transaksi Kartu Kredit Saat Ramadan Bisa Naik 15% Dibandingkan Bulan Biasa

Dalam online travel fair ini, turut serta Traveloka dan tiket.com untuk memberikan penawaran bagi seluruh masyarakat dalam menyambut bulan Ramadan. Adapun tiket yang ditawarkan mencapai 420.000 tiket pesawat ke berbagai destinasi domestik dan internasional. 

“Target dari kegiatan ini minimal 2000 transaksi, secara nilai tinggal kalian saja tiket pesawat rata-rata Rp 700.000 sampai Rp 800.000. Itu target minimal ya, kita harap lebih dari itu,” papar dia. 

Sedangkan Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi optimistis pertumbuhan transaksi kartu kredit bisa tumbuh dua digit. Karena pertumbuhan jumlah kartunya per tahun naik lebih dari 30.000. Dia berharap ada pertambahan 100.000 keping kartu baru tahun ini. 

Dia akan memanfaatkan momentum Ramadan dan Idul Fitri untuk mengoptimalkan bisnis kartu kredit. Sebab, kebutuhan masyarakat pada masa ini cenderung meningkat dibandingkan bulan biasanya. 

Baca Juga: Bankir Terus Menggenjot Dana Murah Dalam Pengumpulan Simpanan Nasabah

Noviady menambahkan pada tahun lalu, volume transaksi kartu kredit Bank CIMB Niaga naik 40% secara year on year (YoY), melampaui pertumbuhan sebelum pandemi. Noviady menyatakan kenaikan tersebut tidak hanya terjadi pada sektor perhotelan dan penerbangan. Namun juga terjadi pada sektor industri kreatif hingga makanan dan minuman.      

Adapun Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar menyatakan transaksi nasabah pemegang Mandiri kartu kredit meningkat 17,7% YoY pada akhir tahun 2022 menjadi lebih dari 43 juta transaksi. Pencapaian tersebut turut diikuti dengan volume transaksi yang terus meningkat 32,5% jika dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya.   

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×