kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Transaksi penukaran uang receh melonjak 230%


Senin, 15 Agustus 2011 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Walau ekonomi tertekan corona, upah minimum provinsi 2021 di sejumlah wilayah naik. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/foc/18.


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Penukaran uang receh dalam dua minggu awal Ramadan tahun ini melonjak 230% dibandingkan periode serupa tahun lalu. Deputi Gubernur BI Bidang Ardhayadi Mitroatmodjo mengungkapkan sejak didistribusikan pada awal Ramadan 2011, jumlah uang yang telah ditukarkan masyarakat mencapai Rp 20,1 triliun.

"Jumlah tersebut sekitar 32,8% dari total dana yang disiapkan BI, yakni Rp 61 triliun," ungkap Ardhayadi yang ditemui di kawasan IRTI Monas, Senin (15/8).

Sekedar catatan, untuk penukaran uang receh di Monas ini BI menggandeng enam bank, yakni BNI, BNI, BTN, Bank Jabar Banten, Bank Mandiri dan Bank DKI. Namun, BI juga menggelar layanan serupa di titik-titik lain di Jakarta. Misalnya, di instansi-instansi dan kawasan DPR Senayan. Khusus di lapangan IRTI, BI menyiapkan dana Rp 8 miliar per hari. Penukaran bersama uang receh akan berlangsung hingga 26 Agustus 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×