kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Transaksi penukaran uang receh melonjak 230%


Senin, 15 Agustus 2011 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Walau ekonomi tertekan corona, upah minimum provinsi 2021 di sejumlah wilayah naik. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/foc/18.


Reporter: Astri Kharina Bangun

JAKARTA. Penukaran uang receh dalam dua minggu awal Ramadan tahun ini melonjak 230% dibandingkan periode serupa tahun lalu. Deputi Gubernur BI Bidang Ardhayadi Mitroatmodjo mengungkapkan sejak didistribusikan pada awal Ramadan 2011, jumlah uang yang telah ditukarkan masyarakat mencapai Rp 20,1 triliun.

"Jumlah tersebut sekitar 32,8% dari total dana yang disiapkan BI, yakni Rp 61 triliun," ungkap Ardhayadi yang ditemui di kawasan IRTI Monas, Senin (15/8).

Sekedar catatan, untuk penukaran uang receh di Monas ini BI menggandeng enam bank, yakni BNI, BNI, BTN, Bank Jabar Banten, Bank Mandiri dan Bank DKI. Namun, BI juga menggelar layanan serupa di titik-titik lain di Jakarta. Misalnya, di instansi-instansi dan kawasan DPR Senayan. Khusus di lapangan IRTI, BI menyiapkan dana Rp 8 miliar per hari. Penukaran bersama uang receh akan berlangsung hingga 26 Agustus 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×