kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Transaksi penukaran uang receh melonjak 230%


Senin, 15 Agustus 2011 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Walau ekonomi tertekan corona, upah minimum provinsi 2021 di sejumlah wilayah naik. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/foc/18.


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Penukaran uang receh dalam dua minggu awal Ramadan tahun ini melonjak 230% dibandingkan periode serupa tahun lalu. Deputi Gubernur BI Bidang Ardhayadi Mitroatmodjo mengungkapkan sejak didistribusikan pada awal Ramadan 2011, jumlah uang yang telah ditukarkan masyarakat mencapai Rp 20,1 triliun.

"Jumlah tersebut sekitar 32,8% dari total dana yang disiapkan BI, yakni Rp 61 triliun," ungkap Ardhayadi yang ditemui di kawasan IRTI Monas, Senin (15/8).

Sekedar catatan, untuk penukaran uang receh di Monas ini BI menggandeng enam bank, yakni BNI, BNI, BTN, Bank Jabar Banten, Bank Mandiri dan Bank DKI. Namun, BI juga menggelar layanan serupa di titik-titik lain di Jakarta. Misalnya, di instansi-instansi dan kawasan DPR Senayan. Khusus di lapangan IRTI, BI menyiapkan dana Rp 8 miliar per hari. Penukaran bersama uang receh akan berlangsung hingga 26 Agustus 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×