kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.028   28,00   0,16%
  • IDX 7.105   -79,35   -1,10%
  • KOMPAS100 983   -10,18   -1,03%
  • LQ45 721   -6,26   -0,86%
  • ISSI 254   -3,04   -1,18%
  • IDX30 391   -2,25   -0,57%
  • IDXHIDIV20 486   -1,50   -0,31%
  • IDX80 111   -0,96   -0,86%
  • IDXV30 135   0,19   0,14%
  • IDXQ30 127   -0,80   -0,62%

Transaksi perbankan melalui digital banking terus meningkat di tengah pandemi


Senin, 22 Februari 2021 / 07:25 WIB


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

"OctoMobile merupakan andalan utama karena ability yang cukup luas untuk transaksi transfer, pembelian, pembayaran, dan juga promosi di ecommerce, merchant dan market place," ujar Lani.

Djumariah Tenteram, Direktur Retail Banking PermataBank mengungkapkan, transaksi digital di Bank Pemata selama tahun 2020 meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tren kenaikan ini didukung oleh usaha PermataBank dalam memperkuat layanan perbankan digital yang prima, dengan memanfaatkan dan menanamkan proses digital dalam penerapan transaksi perbankan yang beroperasi dengan mudah, cepat, dan aman terutama melalui PermataMobile X,  PermataNet, API banking.

Ia menjelaskan, di tahun 2020, transaksi digital mengalami akselerasi karena adanya pandemi covid-19 yang melanda dunia. Salah satu transaksi yang dapat membantu nasabah melakukan pembayaran non tunai secara aman dan nyaman adalah dengan QR code yang sesuai standar QRIS.

"Walaupun kondisi pandemi melanda Indonesia, hal ini tidak menghalangi pertumbuhan jumlah transaksi. Kita melihat adanya perubahan perilaku nasabah dalam melakukan transaksi dari offline ke digital. Di tahun 2020, jumlah transaksi mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya terutama di area transaksi secara digital," kata Djumariah.

Baca Juga: Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) akan jadi bank digital usai diakuisisi Sea Group

Ia menyebutkan, di tahun 2020, transaksi melalui mobile banking tumbuh signifikan. Namun, transaksi QR pay tumbuh paling tinggi, yakni lebih dari 300%.

Untuk mendukung inklusi keuangan dan akselerasi digital guna membantu perekonomian Indonesia di masa pandemi, PermataBank juga telah memberikan layanan PermataQR  bagi pelaku usaha terutama sektor UMKM supaya bisa menerima pembayaran non tunai.

Layanan PermataQR dapat melayani pembayaran melalui berbagai media pembayaran seperti stiker, aplikasi di HP  maupun EDC.

"Dalam kurun waktu 3 bulan setelah launching, PermataBank telah mengakuisisi lebih dari 100.000 merchant dimana mayoritas berasal dari sektor UMKM," imbuh Djumariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×