Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan asuransi umum PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) berhasil mencetakan kinerja positif hingga kuartal III-2026. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, perusahaan ini mengantongi laba bersih sebesar Rp 495 miliar, tumbuh 17% secara tahunan.
Capaian tersebut sejalan pertumbuhan pada sejumlah pos pendapatan. Melansir laporan keuangan TUGU kuartal III-2026, Jumat (6/11/2026), jasa asuransi menghasil pendapatan sebesar Rp 6,7 triliun, tumbuh nyaris 5% secara tahunan. Sementara hasil jasa asuransi tumbuh lebih tinggi dengan laju 17% menjadi Rp 602 miliar. Pendapatan usaha lainnya juga meningkat 2% menjadi Rp 483 miliar.
Analis Ajaib Sekuritas, Alvin Murthi, mengapresiasi kinerja PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Menurutnya, pertumbuhan hasil jasa asuransi yang mencapai dua digit mencerminkan kemampuan perseroan dalam menjaga kualitas portofolio underwriting.
Baca Juga: Asuransi Offshore Tumbuh Positif, Tugu Insurance Perkuat Dukungan bagi Sektor Energi
“Diversifikasi melalui bisnis reasuransi dan usaha nonasuransi membuat basis pendapatan TUGU semakin seimbang. Ke depan, konsistensi kinerja akan bergantung pada kemampuan perseroan mengelola klaim dan menjaga efisiensi biaya,” ujar Alvin, Jumat (6/11/2026).
Selain mencatatkan laba bersih, TUGU juga mampu menjaga kesehatan arus kas. Perseroan membukukan arus kas bersih positif dari aktivitas operasi sebesar Rp 613 miliar.
Dari sisi neraca, total aset konsolidasian TUGU mencapai Rp32,9 triliun per September 2026. Angka tersebut tumbuh 18,8% dibandingkan posisi akhir 2025. Sementara itu, total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp 10,2 triliun.
Baca Juga: Lakukan Perubahan RKPUS, Tugu Insurance Alihkan Portofolio Kepesertaan UUS
Alvin menilai, posisi permodalan TUGU yang jauh melampaui ketentuan minimum ekuitas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan bisnis. Terlebih, TUGU juga dipercaya sebagai pemimpin konsorsium asuransi hulu migas di bawah SKK Migas untuk periode 2025–2027.
“Dengan dukungan permodalan yang kuat dan posisi strategis tersebut, TUGU memiliki ruang untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus memberikan imbal hasil kepada pemegang saham,” pungkas Alvin.
Sebagai informasi, TUGU merupakan emiten asuransi umum yang konsisten membagikan dividen kepada pemegang saham. Untuk tahun buku 2025, perseroan membagikan 50% dari laba bersih sebagai dividen, dengan total nilai mencapai Rp 356 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
