kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Untung, tetapi ICB Bumiputera tak bagi dividen


Senin, 10 Juni 2013 / 10:55 WIB
Untung, tetapi ICB Bumiputera tak bagi dividen
ILUSTRASI. Anak-anak bermain di area kebakaran lahan gambut di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Setelah tak lagi merugi, tahun ini PT Bank ICB Bumiputera Tbk (BABP) tak membagi keuntungan untuk pemegang sahamnya. Ini dinyatakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan hari ini (10/6).

"Kami memutuskan untuk tidak membagikan dividen," ucap Direktur Compliance and HR Bank ICB Bumiputera, Bambang Setiawan, di Menara ICB Bumiputera. Padahal, tahun lalu Bank ICB Bumiputera berhasil memperoleh keuntungan sebesar Rp 1,036 miliar.

Keuntungan kinerja 2012 tersebut melonjak 101% dibanding tahun 2011. Maklum, di 2011 bank ini, bank menderita kerugian senilai Rp 98,3 miliar. Namun begitu, ICB Bumiputera berhasil mencatat peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan kredit walaupun tipis. DPK yang berhasil dikumpulkan naik 6,48% dari Rp 6,01 triliun ke posisi Rp 6,4 triliun.

Kredit pun mencatat peningkatan meskipun mini sekali, yakni hanya 0,98%. Di tahun 2011 lalu, kredit yang digelontorkan mencatat nilai Rp 5,10 triliun. Lalu di 2012, jumlah tersebut naik menjadi Rp 5,15 triliun.

Bambang bilang, sepanjang 2012, bank telah melakukan konsolidasi di semua aspek. Di antaranya, bank telah menata ulang pinjaman untuk mengurangi risiko. Ini dilakukan terhadap segmen usaha berisiko relatif tinggi, kepada segmen luas berisiko relatif rendah dengan prospek pertumbuhan tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×