Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Noverius Laoli
Saham bank KBMI III lain yang juga dicermati Nafan adalah PT Bank Danamon Tbk (BDMN). Menurutnya, BDMN memiliki likuiditas yang lebih baik dibandingkan sejumlah bank KBMI III lain.
Adapun harga BDMN saat ini tercatat di Rp 4.510 atau naik 6,37% dalam sepekan. Jika ditarik rentang sebulan, harga BDMN naik drastis sampai 76,17%. Harga saat ini merupakan titik harga tertinggi BDMN.
Nafan menyebut melonjaknya harga BDMN ini disebabkan adanya rumor merger antara BDMN dengan Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG). Namun, di samping rumor itu, Ia bilang fundamental BDMN juga memang terbukti bagus.
Baca Juga: Kredit Modal Kerja KB Bank Melambat, Ini Penyebabnya
Saham Bank Mega (MEGA) juga menarik untuk dilihat. Saat ini harga MEGA sedang turun 7,24% dalam sepekan menjadi Rp 2.050. Nafan optimistis dengan ekosistem bisnis CT Corp, kinerja MEGA dapat terjamin pertumbuhannya.
Selain itu, saham CIMB Niaga (BNGA) juga memiliki fundamental yang baik tercermin dari kinerja kuartal I-2026 yang tumbuh positif. Saat ini harga BNGA ada di Rp 1.690.
Modal Inti Sejumlah Bank KBMI III Kuartal 1-2026
Bank CIMB Niaga: Rp 56,6 triliun
Bank Permata: Rp 54,9 triliun
Panin Bank: Rp 51,3 triliun
Bank Danamon: Rp 49,1 triliun
Bank OCBC NISP: Rp 43,75 triliun
Bank Tabungan Negara: Rp 35,7 triliun
Bank Mega: Rp 23,1 triliun
Baca Juga: Kinerja Industri BPR Stabil, OJK Kebut Konsolidasi dan Penguatan Modal
Total Aset Sejumlah Bank KBMI III Kuartal 1-2026
Bank CIMB Niaga: Rp 372,7 triliun
Bank Permata: Rp 262,35 triliun
Panin Bank: Rp 225,36 triliun
Bank Danamon: Rp 279,9 triliun
Bank OCBC NISP: Rp 312,88 triliun
Bank Tabungan Negara: Rp 517,54 triliun
Bank Mega: Rp 134,96 triliun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













