kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

16 asuransi sepakat pasarkan produk mikro bersama


Kamis, 30 Oktober 2014 / 12:01 WIB
16 asuransi sepakat pasarkan produk mikro bersama
ILUSTRASI. The Good Bad Mother


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Sebanyak 16 perusahaan asuransi jiwa, umum dan syariah sepakat untuk menjual produk mikro secara bersama-sama. Mereka akan menjual enam produk asuransi mikro yang diluncurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan asosiasi, kemarin (29/10).

Salah satu asuransi yang akan memasarkan produk mikro bersama adalah PT Asuransi Adira Dinamika. Hardianto Wirawan, Corporate Planning Divison Head Adira Insurance, mengatakan bisnis asuransi mikro cukup gurih. Makanya, Adira tertarik untuk mengembangkan lini usaha ini. Sebelumnya, Adira telah mengeluarkan produk mikro untuk asuransi demam berdarah.

"Penjualan produk yang bersama ini cukup potensial untuk dipasarkan. Awareness masyarakat juga bisa naik," imbuh Hardianto.

Lantaran produk bersama, Adira mengaku memiliki sejumlah strategi untuk memasarkan asuransi mikro ini. Kemudahan klaim dan jaringan distribusi membuat Adira percaya diri untuk menjaring lebih banyak nasabah. Selain itu, Adira akan berkompetisi dalam model penjualan dan pengemasan produk.

Namun, jumlah premi yang mini dan besarnya nilai pertanggungan menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan asuransi untuk menjual asuransi mikro. Makanya, untuk meminimalisir risiko, Adira akan memperbanyak volume penjualan.

Sayangnya, Hardianto tak menyebut target premi Adira dari produk asuransi mikro bersama ini. "Kunci produk mikro ini adalah law of the large number," katanya.

Asuransi lain yang juga tertarik memasarkan produk bersama ini adalah PT AJS Amanahjiwa Giri Artha (Amanah Githa). Asuransi yang mendapatkan kontrak asuransi untuk ibadah haji tahun ini akan memfokuskan penjualan melalui komunitas, seperti koperasi ataupun Baitul Maal wat Tamwil (BMT).

"Kalau dari sisi bisnis, besar sekali potensinya. Saat sosialisasi di Surabaya dan Malang, peminat cukup besar," ujar Azwir Arifin, Direktur Utama Amanah Githa.

Azwir menambahkan, produk bersama ini tak akan menekan penjualan asuransi mikro yang dimiliki oleh Amanah Githa karena cakupannya berbeda. "Produk bersama ini gabungan antara asuransi umum dan asuransi jiwa untuk kecelakaan dan kematian," tukasnya.

Selain Adira dan Amanah Githa, asuransi lain yang sepakat memasarkan mikro bersama adalah Asuransi Central Asia, Avrist, Tafakul Keluarga, Jiwasraya, dan Prudential.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×