kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

2014, Muamalat tingkatkan porsi tabungan jadi 44%


Sabtu, 25 Januari 2014 / 13:24 WIB
2014, Muamalat tingkatkan porsi tabungan jadi 44%
ILUSTRASI. Promo khusus dari Dunkin berupa donut classic dan minumannya hadir setiap hari Senin selama bulan September 2022


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

BANDUNG. Bank Muamalat terus berupaya untuk meningkatkan porsi dana tabungan atau dana murah terhadap total dana pihak ketiga (DPK). Targetnya, tahun ini Muamalat akan meningkatkan porsi tabungan menjadi 44% dari total DPK. Salah satunya yaitu dengan fokus meningkatkan produktivitas sales (penjualan).

Oktaviani Moersalin, Kepala Divisi Pendanaan Retail Bank Muamalat menuturkan hingga Desember 2013, total DPK yang berhasil dihimpun mencapai kurang lebih Rp 20 triliun. "Jumlah itu kira-kira 40% dari DPK keseluruhan," kata Oktaviani, Sabtu (25/1).

Sedangkan sisanya didominasi oleh deposito yang porsinya mencapai 60%. Untuk tahun ini, Bank Muamalat akan lebih meningkatkan komposisi tabungan menjadi 44% dari total DPK retail. "Upayanya dengan cara meningkatkan pelayanan di kantor cabang kita," jelas Oktaviani.

Hingga saat ini, Bank Muamalat sudah memiliki 530 outlet di seluruh Indonesia yang terdiri dari Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Kas.

Oktaviani menegaskan, untuk sementara, tahun ini Bank Muamalat belum memprioritaskan untuk ekspansi jaringan. Prioritas lebih ditekankan agar tak hanya mengandalkan daya tarik produk, namun juga meningkatkan produktivitas sales (penjualan). Produktivitas sales ditujukan terutama untuk menggaet nasabah baru.

"Ini harus menjadi garda terdepan. Harus ada edukasi kepada masyarakat pentingnya menjadi nasabah di perbankan syariah. Faktanya 88% penduduk Indonesia muslim, tetapi market share perbankan syariah baru 5% dari total market share perbankan nasional," jelas Oktaviani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×