kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.847   27,00   0,16%
  • IDX 8.361   -34,78   -0,41%
  • KOMPAS100 1.176   -7,21   -0,61%
  • LQ45 845   -2,78   -0,33%
  • ISSI 298   -1,79   -0,60%
  • IDX30 444   -0,66   -0,15%
  • IDXHIDIV20 531   0,13   0,02%
  • IDX80 131   -0,64   -0,49%
  • IDXV30 144   -0,75   -0,52%
  • IDXQ30 143   0,08   0,06%

Kredit Perbankan Tumbuh 10,2% Jadi Rp 8.416 Triliun pada Januari 2026


Selasa, 24 Februari 2026 / 12:36 WIB
Kredit Perbankan Tumbuh 10,2% Jadi Rp 8.416 Triliun pada Januari 2026
ILUSTRASI. Teller menghitung uang nasabah di BAnk Mandiri, JAkarta (KONTAN/Baihaki). Bank Indonesia (BI) mencatat kredit yang disalurkan perbankan pada Januari 2026 mencapai Rp 8.416,4 triliun atau tumbuh 10,2% secara tahunan.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit perbankan menunjukkan tren yang positif di awal tahun 2026.

Berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI) , kredit yang disalurkan perbankan pada Januari 2026 mencapai Rp 8.416,4 triliun atau tumbuh 10,2% secara tahunan (year on year/yoy).

Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember 2025 yang sebesar 9,3% (yoy).

Dikutip dari data uang beredar BI, berdasarkan jenis debitur, kredit korporasi tumbuh 15,2% (yoy), meningkat dari 14,6% (yoy) pada bulan sebelumnya.

Baca Juga: Penyaluran Kredit Multiguna Bank BPD DIY Capai Rp4,51 Triliun pada Januari 2026

Sementara kredit perorangan tumbuh 4,3% (yoy), juga naik dibandingkan Desember 2025 yang sebesar 3,1% (yoy).

Dari sisi penggunaan, Kredit Modal Kerja (KMK) pada Januari 2026 tumbuh 4,8% (yoy), lebih tinggi dari 4,4% (yoy) pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan KMK terutama ditopang sektor Listrik, Gas, dan Air Bersih serta sektor konstruksi.

Kredit Investasi (KI) juga mencatatkan pertumbuhan tinggi sebesar 21,9% (yoy), meningkat dibandingkan 20,5% (yoy) pada Desember 2025. Kenaikan tersebut terutama bersumber dari sektor pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, serta konstruksi.

Di sisi konsumsi, Kredit Konsumsi (KK) tumbuh 7,2% (yoy), naik dari 6,4% (yoy) pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini terutama didorong oleh kredit multiguna yang tumbuh 9,9% (yoy), meningkat dari 7,7% (yoy) pada Desember 2025.

Baca Juga: Kredit Konsumer BCA Tumbuh Terbatas di Tahun 2025

Penyaluran kredit properti juga menguat dengan pertumbuhan 14,1% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 13,1% (yoy). Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari kredit konstruksi yang melonjak 34,4% (yoy).

Namun demikian, kredit kepada UMKM masih terkontraksi 0,5% (yoy), meski sedikit membaik dari kontraksi 0,3% (yoy) pada bulan sebelumnya. Secara rinci, kredit usaha mikro tumbuh tipis 0,1% (yoy), sementara kredit usaha kecil dan menengah masing-masing terkontraksi 1,0% (yoy) dan 1,1% (yoy).

Berdasarkan jenis penggunaan, kontraksi kredit UMKM terutama dipicu penurunan Kredit Modal Kerja yang terkontraksi 4,8% (yoy).

Selanjutnya: Sufmi Dasco Sebut Perusahaan Mie Sedaap Sepakat untuk Hentikan PHK

Menarik Dibaca: Hemat Biaya Mudik 2026, Promo Tiket.com Tawarkan Diskon Bus hingga 50%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×