kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Akuisisi BPUI & divestasi BNI Life masih tertunda


Kamis, 12 September 2013 / 09:47 WIB
ILUSTRASI. Kode Redeem FF 25 April 2022, Cek Hadiah Free Fire Skin Legendary hingga Emote Gratis


Reporter: Issa Almawadi | Editor: A.Herry Prasetyo

JAKARTA. Bank BNI masih belum bisa memastikan realisasi dua aksi korporasi terbesarnya, yakni akuisisi Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) dan pelepasan (divestasi) BNI Life. Gatot Suwondo, Direktur Utama Bank BNI mengatakan, belum ada kesepakatan skema pembelian BPUI. Sebelumnya BNI menawarkan skema menukar obligasi. Tapi pemerintah, selaku pemegang saham BPUI, menolak rencana tersebut.

Selain itu, akuisisi BPUI baru dilakukan setelah restrukturisasi utang perusahaan ini rampung. Di Juni lalu, pemerintah berjanji menyuntik modal Rp 250 miliar ke BPUI dalam rangka restrukturisasi utang perusahaan. Namun, hingga kini belum rampung.

Gatot Trihargo, Deputi Kementerian BUMN Bidang Jasa menuturkan, sejauh ini belum ada lagi kemajuan akuisisi BPUI oleh BNI. "Masih menunggu penyelesaian penanaman modal negara ke BPUI," ucap Gatot. Dia yakin, akuisisi ini bisa rampung tahun ini.

Bank BNI juga belum dapat memastikan realisasi rencana pelepasan saham BNI Life. Padahal, pernah dikabarkan, Sumitomo Life berniat membeli 40% saham BNI Life senilai US$ 800 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×