kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.818   -10,00   -0,06%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Allianz Utama Indonesia kantongi laba Rp 22 miliar


Jumat, 28 November 2014 / 12:19 WIB
Allianz Utama Indonesia kantongi laba Rp 22 miliar
ILUSTRASI. Cek kualitas udara di Google Maps.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tahun kuda kayu sepertinya tahun penuh keberuntungan bagi PT Asuransi Allianz Utama Indonesia. Lihat saja, bisnis jaminan risiko kerugiannya terus mengkilap.

Hal itu tercermin dari perolehan laba bersihnya yang melesat tumbuh 2.747%, yakni dari Rp 781,84 juta pada kuartal ketiga tahun lalu menjadi sebesar Rp 22,25 miliar pada periode yang sama tahun ini.

Secara total, berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, pendapatan premi bruto perseroan mencapai Rp 712,92 miliar pada kuartal ketiga ini atau meningkat 69,7% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp 419,92 miliar.

Pendapatan underwriting juga tercatat tumbuh positif 78,8% atau menjadi Rp 301,72 miliar, dengan kenaikan hasil underwriting sebanyak 82,5% atau menjadi Rp 90,90 miliar, dan hasil investasi yang meningkat 35,4% atau menjadi Rp 32,98 miliar. Sementara, beban underwritingnya cuma Rp 210,81 miliar dengan beban usaha Rp 99,45 miliar.

Tak heran, perusahaan asuransi kerugian yang berbasis di Jerman tersebut mampu mendulang untung hingga Rp 22,25 miliar pada kuartal ketiga ini.

Sekadar informasi, bisnis asuransi kerugian Allianz Utama menjamin risiko-risiko, seperti kebakaran, kecelakaan diri, kesehatan, perjalanan, kredit, termasuk asuransi kendaraan bermotor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×