kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Antisipasi kasus Ilham Bintang, Bank Mandiri klaim telah punya sistem pengawasan


Rabu, 05 Februari 2020 / 21:42 WIB
ILUSTRASI. Transaksi Elektronik --- Aktivitas pelayanan nasabah di kantor cabang Bank Mandiri Jakarta, Rabu (2/5). Di samping pengembangan kualitas layanan di jaringan kantor cabang, Bank Mandiri juga terus mengembangkan layanan transaksi elektronik guna meningkatka


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Baca Juga: Tersangka pembobolan rekening bank milik Ilham Bintang terancam 20 tahun bui

Data SLIK merupakan data rahasia yang tidak boleh diakses secara sembarangan. Akses terhadap data tersebut bisa dilakukan bank jika ada underlying. Maksudnya, bank hanya bisa membuka data nasabah yang sudah mengajukan proposal kredit untuk melihat profil keuangannya.

Panji mengatakan, pengawasan dari OJK terhadap akses SLIK juga sudah cukup karena selalu dilakukan audit setiap tahun. "Jika ditemukan ada yang menerobos masuk ke sistem SLIK secara tidak wajar, ada denda yang cukup mahal dikenakan OJK. Makanya Bank Mandiri sangat menjaga betul terkait akses SLIK ini," tandasnya.

Panji menambahkan, OJK mempunyai batasan maksimal jumlah pegawai setiap bank yang bisa mengakses data SLIK dan itu ditentukan dari jumlah pegawai bank yang berkaitan dengan kredit.

Hanya saja, dia tidak bersedia menyebutkan berapa jumlah karyawan Bank Mandiri yang diperbolehkan mengakses data tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×