kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

APPI akan patuhi aturan iuran OJK


Rabu, 19 Februari 2014 / 15:23 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Sigit Djokosoetono menyambut baik atas dinobatkannya perusahaan sebagai Asia’s Outstanding Company 2021 di sektor Transportasi oleh AsiaMoney.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) akan mematuhi pungutan yang akan dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada pelaku industri jasa keuangan, termasuk perusahaan pembiayaan.

Ketua Umum APPI, Suwandi Wiratno mengatakan, pihaknya akan mematuhi aturan yang berlaku. "Kalau sudah menjadi aturan kami akan mematuhi aturan yg berlaku," ujar Suwandi kepada KONTAN, Selasa (18/2).

Ia juga mengatakan harapannya bahwa industri keuangan di bawah OJK akan menjadi lebih baik dan sehat.

OJK akan mulai menerapkan pungutan per 1 Maret nanti. Adapun besaran pungutan adalah 0,03%-0,06% dari aset. Pungutan yang berlaku untuk seluruh pelaku industri jasa keuangan itu, akan dilakukan setiap tiga bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×