Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform fintech Peer to Peer (P2P) Lending atau pinjaman daring (pindar) PT Sahabat Mikro Fintek (Samir) catatkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang signifikan pada semester I-2026.
Direktur Utama Samir, Handy Juniardi mengungkapkan, total penyaluran pembiayaan mencapai Rp2,3 triliun atau tumbuh 84% secara tahunan. Pertumbuhan ini juga sejalan dengan kenaikan jumlah borrower yang mencapai 13% dibandingkan periode di tahun sebelumnya.
Selain itu, hingga saat ini Samir telah memiliki 11 lender dengan tiga di antaranya berasal dari sektor perbankan. Ketiga lender perbankan tersebut, yaitu PT Bank Neo Commerce Tbk, PT Super Bank Indonesia Tbk, dan PT Bank Sahabat Sampoerna.
"Kami selalu membuka diri untuk berkolaborasi dengan bank-bank lain maupun layanan keuangan formal lainnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (21/7/26).
Baca Juga: Fintech Samir Catatkan Kenaikan Pembiayaan 84% per Juni 2026
Upaya kolaborasi ini dilakukan dengan skema channeling guna menciptakan ekosistem pendanaan yang lebih stabil, efisien, dan tumbuh secara berkelanjutan.
Selanjutnya, Handy menyebut bahwa saat ini pihaknya sedang menjajaki kerja sama baru dengan beberapa bank lainnya seraya melakukan penguatan manajemen risiko, tata kelola yang baik, dan memperhatikan prinsip perlindungan konsumen.
Di luar pertumbuhan pembiayaan, portofolio penyaluran Samir masih didominasi oleh pulau Jawa dengan porsi mencapai 69%, diikuti pulau Sumatra sebanyak 17%. Sementara itu, pertumbuhan pembiayaan juga tercatat positif di pulau lainnya, seperti Sulawesi dan Kalimantan.
Baca Juga: Fintech Samir Proyeksikan Kinerja Pembiayaan Masih Berpeluang Tumbuh ke Depannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
