kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Asuransi Digital (YOII): Pasar Asuransi Kendaraan Listrik Memiliki Prospek Positif


Selasa, 03 November 2026 / 16:47 WIB
Asuransi Digital (YOII): Pasar Asuransi Kendaraan Listrik Memiliki Prospek Positif
ILUSTRASI. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) (Dok/YOII)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menilai pasar asuransi untuk kendaraan listrik memiliki prospek positif dalam jangka panjang.

Corporate Secretary PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) Rahmat Dwiyanto mengatakan hal itu seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia. 

"Perkembangan itu berpotensi membuka peluang bagi industri asuransi umum untuk mengembangkan produk perlindungan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pemilik kendaraan listrik," ungkapnya kepada Kontan, Senin (2/11/2026).

Selain itu, Rahmat menerangkan perkembangan teknologi kendaraan listrik juga membuka peluang bagi perusahaan asuransi untuk memanfaatkan data digital kendaraan dan teknologi atau telematics dalam mendukung proses pengelolaan risiko dan penanganan klaim.

Baca Juga: OJK Terbitkan Tiga Pedoman Produk Bank Syariah, Dorong Pembiayaan Sektor Riil  

Melalui integrasi data tersebut, dia bilang perusahaan asuransi berpotensi memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai kejadian kecelakaan, termasuk waktu, lokasi, dan tingkat keparahan insiden. 

"Apabila didukung dengan fitur dan integrasi yang memadai, informasi tersebut dapat membantu mempercepat respons penanganan klaim. Misalnya, melalui koordinasi layanan derek atau bantuan darurat, sekaligus memitigasi potensi fraud klaim," tuturnya.

Dengan demikian, Rahmat menyampaikan proses verifikasi klaim dapat dilakukan secara lebih efektif, sehingga klaim yang diajukan dapat lebih mencerminkan kejadian yang sebenarnya.

Meski demikian, Rahmat berpandangan perkembangan pasar asuransi kendaraan listrik juga akan dipengaruhi kesiapan ekosistem pendukung, termasuk ketersediaan suku cadang, fasilitas perbaikan, tenaga ahli, serta perkembangan data historis terkait risiko dan klaim kendaraan listrik.

Sejauh ini, Rahmat menerangkan portofolio kendaraan bermotor perusahaan masih berkontribusi kurang dari 5% terhadap total premi. 

Baca Juga: Kejar Pangsa Pasar 20%, Asbisindo Dorong Konsolidasi Bank Syariah

Dia bilang produk asuransi kendaraan bermotor kembali dipasarkan pada awal 2025, dengan lebih dari 90% portofolio kendaraan bermotor perusahaan masih didominasi kendaraan konvensional baik jenis Internal Combustion Engine (ICE) dan hybrid. Dengan demikian, kontribusi premi dari kendaraan listrik saat ini masih belum signifikan terhadap total premi perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, YOII mencatatkan premi bruto sebesar Rp 390,89 miliar per September 2026. Adapun klaim bruto perusahaan mencapai Rp 84,81 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×