kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Bank BCA pasang target kredit konservatif tahun 2020, ini pertimbangannya


Selasa, 26 November 2019 / 21:43 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani pengunjung yang berkonsultasi soal e-commerce di pameran BCA Expoversary ICE BSD Tangerang Selatan, Jumat (22/2).


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Noverius Laoli

"Bukan masalah likuiditas lagi, masalahnya permintaan kredit di khawatirkan masih lemah (tahun depan)," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (26/11) malam.

Kendati demikian, Jahja tak menampik bahwa bila stimulus ekonomi yang dilakukan Pemerintah dan regulator berjalan, pertumbuhan kredit BCA juga bisa ikut terkerek naik. "Kalau memang realisasinya bagus, bisa double digit (pertumbuhan kredit) karena likuiditas dan modal kami cukup (untuk ekspansi)," terangnya.

Baca Juga: Tertinggi BRI, ini bunga deposito teranyar BCA, Bank Mandiri, BNI dan BRI

Pun, untuk saat ini bank swasta terbesar di Tanah Air tersebut memilih untuk menjaga kualitas kredit sambil memantau pergerakan ekonomi makro ke depan.

Sebagai informasi, pertumbuhan target BCA di 2020 praktis tidak terlalu banyak berbeda dengan target di rencana bisnis bank (RBB) 20109 sebesar 8%-9%. Meski begitu, sampai dengan akhir kuartal III 2019 lalu kredit BCA masih meningkat 10,9% secara tahunan menjadi Rp 585 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×