Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank BPD DIY mencatat peluang ekspansi masih terbuka seiring banyaknya pensiunan yang belum tersentuh pembiayaan.
Dari sisi realisasi, outstanding loan (OSL) kredit pensiunan Bank BPD DIY hingga Maret mencapai sekitar Rp 1,30 triliun. Angka tersebut tumbuh sekitar 2,1% secara tahunan (year on year/YoY).
Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Bank BPD DIY, Raden Agus Trimurjanto mengatakan, pertumbuhan ini ditopang oleh kebutuhan pembiayaan yang relatif stabil dari segmen pensiunan, baik untuk konsumsi maupun kegiatan produktif.
Baca Juga: BI Dorong Kredit Lewat Pinisi, Superbank Soroti Demand yang Belum Pulih
Lebih lanjut Agus mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sekitar 32.000 pensiunan yang belum menikmati fasilitas pinjaman dari perbankan.
“Potensi kredit pensiunan masih cukup terbuka karena masih banyak pensiunan yang belum mengakses pembiayaan,” ujarnya kepada kontan.co.id.
Pihaknya menawarkan kredit pensiunan tidak hanya untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga untuk kepentingan usaha.
Dari sisi kualitas, kredit pensiunan Bank BPD DIY terbilang cukup terjaga. Hingga saat ini, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross berada di level 1,2%.
Perseroan pun optimistis dapat menjaga kualitas kredit tetap sehat seiring penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan.
Ke depan, Bank BPD DIY menargetkan pertumbuhan kredit pensiunan dapat mencapai 6,9% sepanjang tahun 2026.
Strategi ekspansi akan tetap difokuskan pada optimalisasi potensi pasar yang masih besar, disertai pengelolaan risiko yang prudent.
Baca Juga: Satgas PASTI Tindak Malahayati, Jasa Pelunasan Pinjol Ilegal Ditutup
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













