kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Kredit Modal Kerja Bank BPD DIY Ditargetkan Tumbuh 12,9% pada 2026


Senin, 02 Februari 2026 / 16:45 WIB
Kredit Modal Kerja Bank BPD DIY Ditargetkan Tumbuh 12,9% pada 2026
ILUSTRASI. BPD DIY (KONTAN/Panji Indra)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja kredit modal kerja PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Bank BPD DIY) mulai menunjukkan perbaikan di penghujung 2025. Ini sejalan dengan tren menguatnya aktivitas usaha, khususnya di sektor-sektor produktif.

Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Bank BPD DIY, Raden Agus Trimurjanto mengatakan kredit modal kerja pada Desember 2025 tumbuh 0,41% menjadi Rp 2,89 triliun dibandingkan November 2025, atau bertambah sekitar Rp 11,94 miliar. Capaian tersebut mencerminkan mulai menguatnya aktivitas usaha, khususnya di sektor-sektor produktif.

“Pertumbuhan kredit modal kerja pada Desember 2025 menunjukkan sentimen yang lebih positif dibanding bulan sebelumnya,” ujar Agus kepada Kontan, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Bank bjb Permudah Akses Investasi ORI029 lewat Layanan Digital

Dari sisi sektor ekonomi, pertumbuhan kredit modal kerja Bank BPD DIY paling besar didorong oleh sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor. Pada Desember 2025, penyaluran kredit di sektor ini meningkat Rp 33,83 miliar, atau tumbuh 3,8% secara bulanan.

Memasuki 2026, Bank BPD DIY memandang prospek kredit modal kerja masih cukup menjanjikan. Perseroan menargetkan kredit modal kerja dapat tumbuh sebesar Rp 374,49 miliar, atau setara dengan 12,93% sepanjang tahun 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Bank BPD DIY menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya dengan mengoptimalkan penyaluran kredit modal kerja untuk proyek pemerintah, khususnya melalui skema kredit kelayakan.

Selain itu, bank juga mendorong pertumbuhan kredit modal kerja di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Usaha Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), serta kredit program perumahan.

Bank BPD DIY juga memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan daerah, termasuk Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi, guna mendorong aktivitas UMKM dan meningkatkan kebutuhan pembiayaan modal kerja di wilayah DIY.

"Dengan strategi tersebut, kami optimistis penyaluran kredit modal kerja dapat tumbuh berkelanjutan, sekaligus tetap menjaga kualitas aset di tengah dinamika perekonomian,"  tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×