kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Bank Mandiri Optimistis Kredit Tahun 2026 Tumbuh di Atas Rata-Rata Industri


Kamis, 05 Februari 2026 / 21:05 WIB
Bank Mandiri Optimistis Kredit Tahun 2026 Tumbuh di Atas Rata-Rata Industri
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Bank Mandiri (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk optimistis pertumbuhan kredit pada tahun 2026 masih dapat melampaui rata-rata industri. Keyakinan ini ditopang kinerja penyaluran kredit yang solid sepanjang 2025 serta strategi ekspansi yang tetap difokuskan pada sektor produktif dan penguatan ekosistem bisnis.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Mochamad Rizaldi menyebut, kredit bank only Bank Mandiri pada 2025 mencapai Rp 1.894 triliun atau tumbuh 13,4% secara tahunan (year-on-year/YoY). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit industri perbankan yang berada di kisaran 9,69% YoY.

“Dengan kinerja tersebut, pada 2026 kami memproyeksikan pertumbuhan kredit tetap berada di atas industri serta sejalan dengan arah dan proyeksi regulator,” ujar Rizaldi saat paparan kinerja perseroan, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Bank Mandiri Fokus Jaga Kualitas Kredit

Ke depan, Bank Mandiri akan mengandalkan segmen wholesale dan retail sebagai motor pertumbuhan. Strategi ini dilakukan melalui pengelolaan portfolio mix untuk memperluas ekosistem bisnis secara optimal.

Penyaluran kredit akan diarahkan pada pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM serta sektor bernilai tambah. Upaya tersebut dilakukan dengan memanfaatkan basis nasabah eksisting, sinergi antar anak perusahaan, serta penguatan ekosistem bisnis guna mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain itu, fokus pembiayaan Bank Mandiri juga diarahkan ke sektor-sektor prospektif dan resilien sesuai loan portfolio guideline perseroan. Beberapa sektor prioritas antara lain perdagangan dan jasa, industri pengolahan atau manufaktur, serta infrastruktur dan energi.

Bank Mandiri juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian kerakyatan melalui akselerasi UMKM, khususnya lewat perluasan akses pembiayaan serta penguatan ekosistem usaha secara selektif, terukur, dan tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian.

Dari sisi kapabilitas, strategi pertumbuhan tersebut didukung transformasi digital yang terus diperkuat. Bank Mandiri mengandalkan platform Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, Kopra by Mandiri untuk nasabah wholesale, serta Livin’ Merchant bagi pelaku UMKM guna mendorong ekspansi bisnis yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Kinerja Big Banks Masih Kurang Cemerlang pada 2025

Selanjutnya: Momentum Ramadan-Lebaran Buka Peluang Pertumbuhan Kinerja Pizza Hut (PZZA)

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Jumat 6 Februari 2026, Keadaan Harmonis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×