Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis PT Taspen (Persero) dengan menghadirkan layanan keuangan yang berfokus pada kebutuhan pensiunan.
Melalui inovasi produk, layanan digital, dan peningkatan kualitas pelayanan, Bank Mandiri Taspen berkomitmen memberikan kemudahan, keamanan, serta nilai tambah bagi kesejahteraan pensiunan di seluruh Indonesia.
Terbaru, Bank Mantap memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas layanan bagi ASN dan pensiunan. Dalam pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) baru-baru ini, perseroan memperkenalkan perannya menyalurkan berbagai manfaat program bagi aparatur sipil negara (ASN).
Hubungan Bank Mandiri Taspen dan Kang Dedi Mulyadi telah terjalin melalui layanan penyaluran manfaat pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT) dari Taspen ), baik saat berakhirnya masa jabatan sebagai Bupati Purwakarta maupun sebagai Anggota DPR RI.
Baca Juga: Ambisi Bank Mandiri Taspen Naik Kelas dan Jadi Bank Pensiunan Terbesar
Distribution Head IV Bank Mandiri Taspen Ahmad Bagus Irawanto menegaskan komitmen perseroan untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis TASPEN dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan pensiunan.
“Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, memperluas manfaat program pensiun, serta mendukung peningkatan kesejahteraan para pensiunan di Jawa Barat,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026).
Branch Manager Taspen Eko Andryanto Prakasa menyampaikan bahwa sinergi antara TASPEN, Bank Mandiri Taspen, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan tepat bagi peserta serta penerima manfaat.
“Kolaborasi ini merupakan komitmen bersama untuk memastikan program pensiun berjalan optimal, memberikan rasa aman, serta meningkatkan kesejahteraan ASN dan pensiunan,” ujarnya.
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Bentuk Ekosistem Mendukung Produktivitas Nasabah Pensiunan
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Mantap, Panji Irawan, menyampaikan bahwa pihaknya kini tengah memperkuat layanan digital dan menyiapkan produk-produk baru, baik dari sisi pembiayaan, investasi, maupun simpanan, guna mendukung kualitas hidup para nasabah pensiunan maupun pra pensiunan.
Ia mengatakan, bonus demografi Indonesia akan berakhir pada 2035 sehingga jumlah masyarakat lanjut usia (lansia) akan meningkat pesat. Jika saat ini jumlahnya sekitar 35 juta atau 12,3% dari total populasi Indonesia, maka pada tahun 2030 diprediksi mencapai 50 juta dan pada 2040 menjadi 60–70 juta.
“Kondisi ini akan mengubah kebutuhan layanan keuangan, di mana lansia tidak lagi hanya membutuhkan kredit pensiun, tetapi juga berbagai layanan yang mendukung kualitas hidup setelah pensiun,” kata Panji, Jumat (3/7/2026).
Dari sisi kredit, Bank Mandiri Taspen ke depan akan menyiapkan pembiayaan untuk kebutuhan persiapan pemakaman bagi nasabah segmen High Net Worth Individual (HNWI), pembiayaan fasilitas kesehatan, pembiayaan untuk mendukung leisure atau aktivitas gaya hidup dan rekreasi, serta produk cicilan emas. Per Mei 2026, pembiayaan Bank Mandiri Taspen tercatat mencapai Rp 52,52 triliun, tumbuh 10,22% secara tahunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














