CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Begini pencapaian pengawasan OJK sepanjang 2019


Senin, 03 Februari 2020 / 07:10 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Anna Suci Perwitasari

Hasilnya, kinerja sektor jasa keuangan di tahun lalu masih membukukan hasil positif, kendati banyak tantangan dari sisi ekonomi. Tercermin dari kredit perbankan yang masih naik 6,08% yoy di 2019 walau melambat dari tahun 2018 sebesar 11,7%. 

"Kredit perbankan tumbuh ditopang sektor konstruksi dan sektor rumah tangga," tulis OJK. Selain itu rasio non performing loan (NPL) ada di level 2,53%.

Rata-rata suku bunga perbankan yang turun di tahun lalu juga membawa net interest margin (NIM) perbankan sedikit menyusut ke level 4,9% tahun lalu dari 5,1% di 2018.

Baca Juga: Polemik peralihan fungsi OJK ke Bapepam-LK

Di sis pasar modal, penghimpunan dana penawaran umum naik 0,47% yoy menjadi Rp 166,85 triliun. Dan terdapat 60 emiten baru, sekaligus menjadi pertumbuhan paling tinggi di Asia Tenggara dan nomor 7 di dunia.

Total dana kelolaan investasi juga naik 8,19% yoy menjadi Rp 806,86 triliun dan NAB reksadana meningkat 7,3% yoy dari Rp 504,5 triliun menjadi Rp 542,2 triliun.

Adapun, dari sektor IKNB, piutang pembiayaan naik 3,66% yoy menjadi Rp 452,22 triliun, RBC asuransi jiwa meningkat menjadi 789% dari 441% di tahun 2018. Sekaligus, gearing ratio perusahaan pembiayaan terjaga rendah di posisi 2,61.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×