kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.899   -36,00   -0,20%
  • IDX 5.909   13,23   0,22%
  • KOMPAS100 765   0,19   0,03%
  • LQ45 582   -1,31   -0,22%
  • ISSI 204   1,19   0,59%
  • IDX30 331   -0,81   -0,24%
  • IDXHIDIV20 406   -1,92   -0,47%
  • IDX80 87   0,01   0,01%
  • IDXV30 110   -0,04   -0,03%
  • IDXQ30 106   -0,58   -0,54%

BI siapkan aturan merger ATM Bank BUMN


Jumat, 06 Maret 2015 / 11:17 WIB
ILUSTRASI. Foto udara lokasi peremajaan pohon kelapa sawit di Mesuji Raya, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (29/4/2023). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/foc.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Desakan pemerintah atas konsolidasi mesin anjungan tunai mandiri (ATM) bank BUMN mendapat dukungan penuh Bank Indonesia (BI). Ronald Waas, Deputi Gubernur BI menilai, rencana integrasi mesin ATM berdampak signifikan terhadap efisiensi bank pelat merah. Sebagai otoritas yang membawahi sistem pembayaran Indonesia, BI mendukung desakan pemerintah melalui regulasi khusus.

"BI akan membuat ketentuan bagi bank BUMN yang ingin melakukan integrasi ATM," kata Ronald, Kamis (5/3).

Sebelumnya, Rini Soemarno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta bank BUMN menggabungkan mesin ATM. Hitungan pemerintah, merger mesin ATM bakal menekan biaya operasional bank.

Praktisnya, bank bisa mengurangi biaya impor mesin ATM, menekan biaya penggunaan listrik serta biaya lain dalam pengelolaan ATM. Misi pemerintah, efisiensi bank BUMN berujung terhadap penurunan suku bunga kredit. Pasalnya, suku bunga dasar kredit (SBDK) bank BUMN selama ini dipatok di atas 10% atau dobel digit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×