kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.024.000   -25.000   -0,82%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Bisnis Agen Perbankan Tumbuh Subur! Jutaan Nasabah Baru Terjaring


Jumat, 06 Maret 2026 / 20:06 WIB
Bisnis Agen Perbankan Tumbuh Subur! Jutaan Nasabah Baru Terjaring


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bisnis keagenan perbankan terpantau masih menjadi pendorong kinerja positif seiring tren pertumbuhan yang baik dari segi jumlah agen maupun volume transaksi yang menyumbang pendanaan bank. 

Ambil contoh bisnis keagenan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), BRILink.

Hingga akhir Desember 2025, jumlah BRILink Agen tercatat sudah lebih dari 1,1 juta, tumbuh 12,2% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Seluruh agen tersebut tersebar di kisaran 66.000 desa dan menjangkau lebih dari 80% penjuru negeri, termasuk daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Baca Juga: BSI Luncurkan Tabungan Umrah, Targetkan Lebih dari Satu Juta Nasabah pada Tahap Awal

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyebut, para agen BRILink ini pada dasarnya menjadi perpanjangan tangan bank dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan perputaran ekonomi yang nyata.

Pun, ia bilang kini peran BRILink Agen telah berkembang dari sekadar penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider

“Hal tersebut menggambarkan konsistensi BRI dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan memberdayakan,” ujar Akhmad, dikutip Jumat (6/3/2026). 

Pada gilirannya, kinerja tersebut turut mendorong pendanaan BRI. Itu tercermin pula pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank yang berhasil tumbuh 7,2% yoy menjadi Rp 2.135 triliun per Desember 2025 lalu. 

PT Bank Mandiri Tbk  juga tak ketinggalan mencetak kinerja bisnis keagenan yang positif. Hingga Januari 2026, Mandiri Agen telah mencapai 112.650 agen atau tumbuh 12% yoy.

Bisnis ini juga diperkuat dengan adopsi digital, dengan jumlah pengguna aktif aplikasi Mandiri Agen mencapai 81.000 atau meningkat 28% yoy. 

Sejalan dengan itu, frekuensi transaksi Mandiri Agen melonjak 44% yoy menjadi 2,34 juta transaksi, pun nilainya terbang 89% yoy melampaui Rp 3,5 triliun dalam periode ini. 

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari menyebut, Mandiri Agen memang menjadi salah satu strategi utama perseroan untuk memperluas akses layanan perbankan hingga ke wilayah yang belum terjangkau kantor cabang. 

Baca Juga: Perbankan Digital Genjot Dana Murah, Digital Saving Makin Tumbuh Subur

Ia menjelaskan, Mandiri Agen merupakan layanan perbankan tanpa kantor yang bekerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menyediakan berbagai layanan transaksi keuangan bagi masyarakat.

“Program Mandiri Agen merupakan wujud kolaborasi erat kami bersama masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi dari desa dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” kata Saptari. 

Sejalan dengan misi itu, Saptari bilang Mandiri Agen turun berkontribusi pada perluasan basis nasabah Bank Mandiri. Lihat saja, jumlah nasabah yang terhubung melalui jaringan agen tersebut mencapai 3,4 juta dengan total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun sebesar Rp 22,9 triliun. 

Baca Juga: Permintaan Layanan Naik, Bisnis Agen Perbankan Tetap Ngebut di Akhir Tahun 2025

Saptari memastikan pihaknya bakal terus memperkuat sinergi ekosistem layanan melalui kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna memperluas inklusi keuangan nasional.

Ke depan, ia memproyeksi Mandiri Agen bakal kian optimal dalam menghadirkan akses keuangan yang inklusif, mendorong pemerataan ekonomi, serta menciptakan nilai tumbuh bagi masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Financial Statement in Action AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×