CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Bisnis gesek kartu kredit topang kinerja Bank Mega di 2017


Senin, 05 Maret 2018 / 12:03 WIB
ILUSTRASI. RUPSLB Bank Mega


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mega Tbk mencatat laba bersih sepanjang 2017 sebesar Rp 1,3 triliun atau mengalami kenaikan 12,26% secara tahunan atau year on year (yoy).

Kostaman Thayib, Direktur Utama Bank Mega bilang pertumbuhan laba ini diperoleh dari tiga faktor. "Pertama, dari kenaikan pendapatan bunga bersih, kedua karena pertumbuhan pendapatan berbasis komisi atau fee based income," kata Kostaman kepada Kontan.co.id, Senin (5/3).

Faktor ketiga, karena penurunan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN). Sebagai gambaran, pendapatan bunga bersih Bank Mega sebesar Rp 3,51 triliun naik 0,6% yoy.
Sedangkan pendapatan berbasis komisi atau fee based income sebesar Rp 2,1 triliun.

Penopang utama pendapatan komisi ini dari bisnis kartu kredit. Volume bisnis transaksi kartu kredit sepanjang 2017 sebesar Rp 29,5 triliun. Sedangkan penurunan CKPN karena perbaikan aset produktif. Beberapa faktor tersebut menyebabkan total aset Bank Mega tumbuh 16,68% yoy menjadi Rp 82,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×