kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Bisnis Payroll BPD DIY Kelola 79 Ribu Lebih Gaji ASN Daerah


Senin, 27 April 2026 / 17:10 WIB
Bisnis Payroll BPD DIY Kelola 79 Ribu Lebih Gaji ASN Daerah
ILUSTRASI. Bank BPD DIY (Dok/BPD DIY)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis layanan payroll terbukti masih efektif sebagai upaya untuk menghimpun dana ritel. Bank daerah sangat diuntungkan dari bisnis ini karena memiliki basis nasabah pasti dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

PT Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) misalnya, menyebut layanan bisnis payroll terus bertumbuh positif tahun ini.

Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Bank BPD DIY, Raden Agus Trimurjanto menyebut, sampai dengan Maret 2026, banknya mengelola sebanyak 79.914 gaji ASN Daerah, dengan nominal penyaluran sebesar Rp413,4 miliar.

Baca Juga: Hana Bank dan Sucor AS Perluas Akses Investasi Reksa Dana

"Untuk menjaga kondisi likuiditas, payroll menjadi salah satu cara efektif sebagai upaya untuk menciptakan basis pendanaan ritel yang berkelanjutan," kata Agus kepada Kontan.

Agus menyebut bisnis payroll memiliki kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BPD DIY, khususnya melalui produk tabungan. Ia menyebut saat ini komposisi tabungan mencapai 60% dari total DPK.

Agus optimistis bisnis layanan payroll banknya akan terus tumbuh positif tahun ini, meski tengah adanya gejolak perekonomian. Ia pun menargetkan total tabungan di banknya untuk tumbuh lebih dari 7% pada akhir 2026.

Ada beberapa inovasi dan strategi yang diterapkan BPD DIY untuk memperkuat bisnis payroll tahun ini. Salah satunya adalah penguatan layanan digital.

Agus menyebut integrasi layanan digital menjadi sangat penting untuk memberi kemudahan kepada nasabah payroll, seperti untuk membuka rekening online, mengatur keuangan, hingga pengeluaran gaji. Agus juga menyebut semakin memperkuat sistem digital untuk menjaga keamanan data.

Selain melayani ASN daerah, BPD DIY juga melayani bisnis payroll untuk ASN vertikal sebanyak 6.032 nasabah, gaji karyawan swasta sebanyak 11.976 nasabah, serta gaji pensiunan sebanyak 46.092 nasabah.

Baca Juga: BNI Jaga NPL Konstruksi di Bawah 1%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×