Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) terus memperkuat strategi digital dengan mengembangkan layanan BNIdirect Bisnis, Open Banking API, serta memperluas kolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial dan berbagai platform digital.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bank memperluas perannya dalam ekosistem ekonomi digital, tak cuman sebagai penyedia produk perbankan, tetapi juga sebagai penghubung berbagai kebutuhan transaksi nasabah korporasi, usaha kecil dan menengah (UKM), hingga ritel.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo menyebut, perbankan tetap memegang peran penting di tengah pesatnya perkembangan platform digital karena ditopang oleh kepercayaan, tata kelola, kepatuhan, serta infrastruktur keuangan yang kuat.
"Bank tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga menjadi mitra strategis yang menghubungkan berbagai pelaku usaha dan platform digital dalam satu ekosistem yang terintegrasi," ujar Okki dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (28/7/2026).
Baca Juga: Laba BNI (BBNI) Semester I-2026 Diproyeksi Rp 11,1 Triliun, Begini Rekomendasi Analis
Melalui Open Banking API, Okki bilang sistem perbankan BNI dapat terhubung secara aman dengan aplikasi maupun platform milik mitra. Integrasi tersebut memungkinkan layanan pembayaran, penerimaan dana, dan berbagai kebutuhan transaksi lainnya diakses langsung melalui platform yang digunakan nasabah.
Selain itu, BNI juga mengembangkan konsep Banking as a Service (BaaS) melalui penyediaan API yang fleksibel, mudah diintegrasikan, dan dapat dikembangkan sesuai pertumbuhan transaksi. Layanan tersebut juga didukung standar keamanan serta ketersediaan sistem untuk menunjang operasional mitra.
Dengan pendekatan tersebut, layanan perbankan dapat terintegrasi langsung ke dalam proses bisnis pelanggan sehingga nasabah tidak perlu selalu berpindah ke kanal perbankan untuk melakukan transaksi maupun mengakses layanan keuangan.
Baca Juga: BNI Andalkan Kolaborasi untuk Perkuat Ekosistem Universal Banking
Ke depan, Okki bilang pihaknya memproyeksikan layanan keuangan akan semakin terintegrasi dengan proses bisnis pelanggan.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) juga diyakini dapat membantu bank menghadirkan layanan yang lebih personal, efisien, dan berbasis data.
Okki menambahkan, penguatan BNIdirect Bisnis, Open Banking API, dan kemitraan digital menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas konektivitas antarpelaku usaha sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.
Baca Juga: BNI Permudah Reaktivasi Mobile Token BNIdirect Lewat Kanal Resmi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














