Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI mencatat tren transaksi digital mulai meningkat menjelang Ramadan tahun ini. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya penggunaan QRIS melalui aplikasi wondr by BNI.
Head of Division Retail Digital Product and Partnership BNI, Mesah Roni Ginting, mengatakan pertumbuhan transaksi digital menunjukkan tren yang cukup kuat menjelang Ramadan.
“Menyambut bulan Ramadan, tren transaksi digital menunjukkan peningkatan yang kuat. Untuk QRIS melalui wondr by BNI tumbuh 163% secara year on year,” ujar Mesah kepada Kontan.co.id, Senin (2/3/026)
Ia menjelaskan, QRIS saat ini menjadi pendorong utama transaksi pembayaran digital di BNI. Selain pertumbuhan nilai transaksi, dari sisi volume transaksi QRIS juga meningkat signifikan.
Baca Juga: ACC Nilai Kenaikan Penjualan Kendaraan Awal Tahun Jadi Sinyal Positif
“Penyumbang tertinggi transaksi pembayaran digital saat ini adalah transaksi QRIS dengan pertumbuhan volume mencapai 121% secara tahunan,” jelasnya.
Melihat tren tersebut, BNI menargetkan seluruh transaksi digital ritel selama periode Ramadan hingga Idulfitri tahun ini dapat meningkat sekitar 39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Mesah menyebut target tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas transaksi masyarakat selama Ramadan, mulai dari belanja kebutuhan rumah tangga, pembayaran zakat dan donasi, hingga pengiriman tunjangan hari raya (THR) secara digital.
Untuk mengantisipasi lonjakan transaksi selama Ramadan dan Lebaran, BNI menyiapkan sejumlah strategi, terutama dari sisi kesiapan sistem hingga penguatan ekosistem pembayaran digital.
Pertama, BNI memperkuat infrastruktur teknologi informasi melalui capacity planning dan stress test guna memastikan sistem tetap stabil saat terjadi lonjakan transaksi.
Kedua, perseroan juga mengoptimalkan kanal digital seperti wondr by BNI dan BNIdirect untuk berbagai kebutuhan transaksi masyarakat, mulai dari pembayaran belanja, zakat, pembelian tiket perjalanan, hingga pengiriman THR digital.
Selain itu, BNI juga memperluas ekosistem QRIS dengan mengaktifkan lebih banyak merchant di sektor ritel, makanan dan minuman (F&B), transportasi, hingga e-commerce yang menjadi kontributor utama transaksi selama Ramadan.
Di sisi lain, perseroan juga memastikan ketersediaan kartu TapCash di berbagai titik penjualan, khususnya di area gerbang tol, serta menjamin kesiapan infrastruktur top-up agar dapat beroperasi secara optimal.
Baca Juga: OJK Bocorkan Revisi UU P2SK, Bank Bisa Jadi Super Bank dengan Universal Banking
BNI juga menghadirkan berbagai program promosi selama Ramadan, seperti cashback, diskon, dan kampanye tematik guna meningkatkan frekuensi serta volume transaksi digital.
Tak kalah penting, bank pelat merah ini juga memperkuat sistem keamanan transaksi digital melalui monitoring sistem secara intensif guna menjaga keamanan transaksi nasabah.
Selain kanal digital, BNI juga memastikan kesiapan layanan tunai selama periode Lebaran dengan menjaga kecukupan likuiditas pada mesin ATM/CRM serta layanan di kantor cabang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













