kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

BNI Proyeksikan Transaksi TapCash Meningkat 18% Saat Nataru 2025/2026


Minggu, 28 Desember 2025 / 16:00 WIB
BNI Proyeksikan Transaksi TapCash Meningkat 18% Saat Nataru 2025/2026
ILUSTRASI. Kontan - BNI Kilas Online (DOK/BNI). BNI memproyeksikan transaksi TapCash naik 18% di Nataru 2025/2026, didorong mobilitas publik, terutama pembayaran tol. Cek strategi bank.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang mencatatkan pertumbuhan kinerja TapCash BNI cukup solid.

Hingga saat ini, transaksi TapCash BNI tumbuh 38% secara tahunan (year on year/YoY). Khusus pada periode Natal dan Tahun baru 2025/2026 ini,  BNI memproyeksikan transaksi TapCash akan meningkat sekitar 18% dibandingkan periode normal.

"Kami memproyeksikan kinerja transaksi uang elektronik TapCash akan meningkat signifikan selama periode Nataru. Momentum libur akhir tahun ini menjadi salah satu peak season terpenting bagi bisnis uang elektronik berbasis kartu," ungkap Head of Division Retail Digital Product and Partnership BNI, Mesah Roni Ginting kepada kontan.co.id, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga: Sejumlah Perbankan Atur Strategi Antisipasi Lonjakan Transaksi di Periode Nataru

Roni menjelaskan, peningkatan transaksi TapCash selama Nataru masih didorong oleh kebutuhan mobilitas masyarakat. Dari sisi sektor, kontribusi terbesar berasal dari utilitas publik, terutama pembayaran tol yang menyumbang sekitar 45% dari total transaksi.

Selanjutnya diikuti oleh transaksi parkir sebesar 25% dan transportasi sekitar 20%.

Sementara itu, meskipun transaksi konsumsi ritel turut mengalami peningkatan selama periode libur akhir tahun, kontribusinya belum sebesar sektor utilitas.

Hal ini kata Roni sejalan dengan preferensi masyarakat yang cenderung menggunakan instrumen pembayaran digital lain, seperti QRIS, untuk transaksi ritel.

Baca Juga: Periode Nataru Dorong Lonjakan Transaksi Uang Elektronik Perbankan

"BNI juga mencermati adanya perubahan pola perilaku pengguna TapCash selama musim Nataru. Nasabah cenderung meningkatkan nominal top-up untuk mengantisipasi kebutuhan selama perjalanan. Waktu puncak transaksi umumnya terjadi pada periode arus liburan, seiring meningkatnya mobilitas kendaraan dan aktivitas transportasi publik," jelas Roni.

Meski hanya berlangsung sekitar dua pekan, periode Nataru memberikan kontribusi yang signifikan terhadap total transaksi tahunan uang elektronik BNI.

Hal ini tercermin dari lonjakan permintaan kartu TapCash yang mencapai dua kali lipat di berbagai titik penjualan, seperti jaringan ritel Alfagroup dan Indomaret.

Baca Juga: Transaksi Digital BNI Melesat 43% hingga Juni 2025

Lebih lanjut Roni menuturkan, lonjakan transaksi dan permintaan kartu tersebut menjadi indikator kuat peran strategis momentum Nataru dalam mendorong pertumbuhan bisnis uang elektronik, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan berbasis komisi (fee-based income) BNI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×