kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BTN Catat Pendapatan Berbasis Komisi Rp 1,28 Triliun hingga Mei 2025


Kamis, 03 Juli 2025 / 17:08 WIB
BTN Catat Pendapatan Berbasis Komisi Rp 1,28 Triliun hingga Mei 2025
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di booth Bank Tabungan Negara (BTN) di Jakarta. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat pendapatan berbasis komisi atau fee-based income (FBI) sebesar Rp 1,28 triliun hingga Mei 2025.


Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk  (BTN) mencatat pendapatan berbasis komisi atau fee-based income (FBI) sebesar Rp 1,28 triliun hingga Mei 2025.

Angka ini tumbuh 8,56% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Sekretaris Perusahaan BTN, Ramon Armando, menyampaikan bahwa capaian tersebut berkontribusi sebesar 81% terhadap total pendapatan non bunga bank pada periode tersebut.

Baca Juga: Adira Finance Salurkan Pembiayaan Dana Tunai Rp 3,7 Triliun hingga Mei 2025

“Pertumbuhan FBI didorong oleh pertumbuhan transaksi treasury, aktivitas wealth management, bancassurance, serta transaksi digital perbankan,” ujar Ramon saat dihubungi *Kontan*, Kamis (3/7).

Ramon menambahkan, kontribusi FBI dari transaksi digital mencapai Rp 82,43 miliar atau meningkat 20,66% secara tahunan.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ini didukung oleh transaksi melalui Bale by BTN, Bale Merchant, serta agen laku pandai BTN, yaitu Bale Agen.

Baca Juga: Pembiayaan Syariah Adira Finance Capai Rp 2,9 Triliun hingga Mei 2025

Melihat tren positif tersebut, BTN menargetkan kontribusi FBI dari transaksi digital mencapai 40%–50% dari total pendapatan non bunga, dengan nilai transaksi ditargetkan sebesar Rp 200 miliar hingga akhir tahun 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×