kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.866.000   -20.000   -1,06%
  • USD/IDR 16.535   -35,00   -0,21%
  • IDX 7.059   79,06   1,13%
  • KOMPAS100 1.024   12,18   1,20%
  • LQ45 798   11,34   1,44%
  • ISSI 222   1,58   0,72%
  • IDX30 416   6,84   1,67%
  • IDXHIDIV20 491   8,63   1,79%
  • IDX80 115   1,37   1,20%
  • IDXV30 117   0,85   0,73%
  • IDXQ30 136   2,16   1,62%

BTN gandeng SBM ITB cetak 500 pengembang


Rabu, 13 Juli 2016 / 14:55 WIB
BTN gandeng SBM ITB cetak 500 pengembang


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menggandeng School of Business and Management (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pembukaan program MBA Mini Properti. Melalui program ini diharapkan akan lahir wirausaha baru pada industri properti atau perumahan nasional.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, Program MBA Mini Properti merupakan pendidikan satu bulan dengan materi teori dan praktik real estate dan properti. Program ini bernilai 3 SKS dan dapat dikonversi ke dalam SKS MBA reguler bagi peserta didik yang lulus dan akan melanjutkan ke MBA Reguler SBM ITB.

Sebagai tahap pertama program MBA Mini Properti ini ditargetkan akan dapat mencetak sekitar 500 pengembang baru pada tahun 2016.

“Kami ingin bagaimana kerjasama BTN dengan SBM ITB membawa manfaat bagi bangsa terutama dalam mencetak pengusaha muda yang kompeten di bidang properti dan mendukung program sejuta rumah,” ujarnya, Rabu (13/7).

Program ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan permintaan perumahan. Diperlukan peran serta banyak pihak untuk mencari terobosan bagi pemenuhan kebutuhan rumah rakyat.

Sebagai integrator bidang perumahan, BTN HFC menginisiasi bagaimana dunia pendidikan dapat dorong untuk turut mendukung melalui program kesiapan SDM sebagai pelaku bisnis perumahan.

Maryono menjelaskan BTN sejak akhir tahun 2014 telah membentuk Housing Finance Centre (HFC) yang memiliki fungsi utama sebagai Learning Center, Research Center dan Advisory Center.

Hal ini bertujuan untuk menjadi pengelola pusat pembelajaran perbankan dan riset perumahan yang profesional dan terkemuka di Indonesia. BTN HFC akan menjadi sumber inspirasi para pelaku bisnis di bidang pembangunan dan pembiayaan perumahan.

Dari sisi kinerja, berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2016, BTN mencatatkan kredit dan pembiayaan yang disalurkan naik 18,9%.

Pertumbuhan ini di atas rata-rata industri yang hanya tumbuh sekitar 8,1%. Ini menandakan permintaan rumah masih cukup tinggi khususnya untuk pasar perumahan yang digarap BTN selama ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Driven Financial Analysis Thrive

[X]
×