kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BTN optimis pendapatan non-bunga tumbuh 40%


Rabu, 26 Februari 2014 / 12:14 WIB
ILUSTRASI. Cara Bayar Tagihan IndiHome 2022 Lewat ATM BCA, BNI, BRI, dan Mandiri.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Tabungan Negara (BTN) merevisi target perolehan pendapatan yang berbasis komisi (fee based income) ke atas. Jika sebelumnya bank spesialis KPR ini menargetkan pertumbuhan komisi sebesar 30%, kali ini BTN menargetkan hingga 35%-40%.

Optimisme BTN muncul didorong pencapaian segmen ini di tahun lalu. "Apalagi, fee based income kami di tahun lalu mencapai Rp 875 miliar," tutur Maryono, Direktur Utama BTN, Selasa (25/2). Awalnya, BTN juga hanya menargetkan perolehan fee based mencapai Rp 500 miliar - Rp 600 miliar di tahun lalu.

Untuk mendorong pendapatan non-bunga ini, BTN akan mengembangkan layanan berbasis elektronik, baik melalui jaringan ATM maupun e-banking. Sejalan dengan pertumbuhan itu, Maryono sebelumnya bilang, fee based income akan berkontribusi hingga 20%-25% terhadap total pendapatan BTN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×