kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

BTN optimis pendapatan non-bunga tumbuh 40%


Rabu, 26 Februari 2014 / 12:14 WIB
ILUSTRASI. Cara Bayar Tagihan IndiHome 2022 Lewat ATM BCA, BNI, BRI, dan Mandiri.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Tabungan Negara (BTN) merevisi target perolehan pendapatan yang berbasis komisi (fee based income) ke atas. Jika sebelumnya bank spesialis KPR ini menargetkan pertumbuhan komisi sebesar 30%, kali ini BTN menargetkan hingga 35%-40%.

Optimisme BTN muncul didorong pencapaian segmen ini di tahun lalu. "Apalagi, fee based income kami di tahun lalu mencapai Rp 875 miliar," tutur Maryono, Direktur Utama BTN, Selasa (25/2). Awalnya, BTN juga hanya menargetkan perolehan fee based mencapai Rp 500 miliar - Rp 600 miliar di tahun lalu.

Untuk mendorong pendapatan non-bunga ini, BTN akan mengembangkan layanan berbasis elektronik, baik melalui jaringan ATM maupun e-banking. Sejalan dengan pertumbuhan itu, Maryono sebelumnya bilang, fee based income akan berkontribusi hingga 20%-25% terhadap total pendapatan BTN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×