kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

CIMB Niaga Auto Finance Menilai Prospek Pembiayaan Syariah Masih Besar


Selasa, 18 Juni 2024 / 07:00 WIB
CIMB Niaga Auto Finance Menilai Prospek Pembiayaan Syariah Masih Besar
ILUSTRASI. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menyebut prospek pembiayaan syariah masih punya potensi besar ke depannya.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan multifinance PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menyebut prospek pembiayaan syariah masih punya potensi besar ke depannya. 

Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance Ristiawan Suherman mengatakan hal itu karena populasi Islam terbanyak di dunia adalah Indonesia.

"Kami melihat bahwa populasi yang banyak itu sebagai opportunity bussiness. Secara bisnis, sangat masuk akal kalau mengedepankan syariah di populasi muslim terbanyak di dunia," ujarnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (12/6).

Ristiawan menerangkan produk syariah bukan hanya diambil oleh nasabah muslim, melainkan non-muslim juga. Hal itu karena berbagai macam benefit yang didapat. Dia menambahkan pada akhirnya semua itu balik lagi ke pilihan masing-masing nasabah lebih memilih produk syariah atau lainnya. 

Baca Juga: Multifinance Terapkan Berbagai Strategi Jitu untuk Menekan Tingkat Kredit Bermasalah

Meski prospek pembiayaan syariah masih besar, Ristiawan menyampaikan perusahaan tidak akan terlalu agresif untuk mendorong sektor tersebut pada tahun ini. Namun, dia hanya bilang secara keseluruhan perusahaan menargetkan total pembiayaan bisa tumbuh double digit pada 2024.

Sebelumnya, Ristiawan sempat menjelaskan penyaluran pembiayaan baru berbasis syariah CNAF sebesar Rp 1,21 triliun per Mei 2024. Nilai tersebut turun 16%, jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,45 triliun.

Secara keseluruhan, dia mengatakan CNAF mencatat total pembiayaan baru per Mei 2024 mencapai Rp 3,9 triliun. Nilai itu naik 23%, jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 3,17 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×