kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

CSUL perkecil kontribusi sektor pertambangan


Selasa, 21 Mei 2013 / 15:48 WIB
CSUL perkecil kontribusi sektor pertambangan
ILUSTRASI. Berikut tren interior rumah yang populer sepanjang tahun 2021. Foto: Instagram @affreschi_e_affreschi


Reporter: Mona Tobing |

JAKARTA. PT Chandra Sakti Utama Leasing (CSUL) berencana memperkecil porsi pembiayaan alat berat.

Harga komoditas pada sektor pertambangan yang juga belum stabil membuat CSUL mengurangi kontribusi porsi pembiayaan alat berat dari 65% menjadi 55%.

CSUL akan memperbesar kontribusi pembiayaan pada sektor agribisnis, perkebunan, minyak sawit yang tadinya berkontribusi 35% menjadi 45%.

“Demi menyokong kontribusi pembiayaan alat berat CSUL akan membuka 2 kantor jaringan di Pontianak dan Manado,” kata Suwandi Wiratno, Direktu Utama CSUL pada Kamis (21/5).

Tahun ini, CSUL menargetkan pembiayaan sampai akhir tahun mencapai Rp 2 triliun dari pencapaian tahun 2012 Rp 1,75 triliun. Untuk mendukung penyaluran pembiayaan CSUL mendapat pinjaman sindikasi dari bank asing dan bank lokal.

Totalnya senilai US$110 juta dari bank asing seperti OCBC Bank Singapura dan Deutsche Bank. Sisanya bank dalam negeri seperti Bank OCBC NISP, Bank Mandiri, Bank Permata dan Bank OCBC NISP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×