kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

DBS Indonesia Geber Bisnis Wealth Management, Dana Kelolaan Tumbuh 7% Per Mei 2026


Kamis, 18 Juni 2026 / 14:57 WIB
DBS Indonesia Geber Bisnis Wealth Management, Dana Kelolaan Tumbuh 7% Per Mei 2026
ILUSTRASI. PT Bank DBS Indonesia menggeber bisnis layanan wealth management. DBS Indonesia optimistis, peluang pertumbuhan bisnis ini masih sangat besar. (KONTAN/Muradi)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank DBS Indonesia menggeber bisnis layanan wealth management. DBS Indonesia optimistis, peluang pertumbuhan bisnis ini masih sangat besar, apalagi didukung oleh jaringan grup internasional DBS. 

Consumer Banking Director DBS Indonesia Melfrida Gultom mengatakan, bisnis wealth management terus bertumbuh tahun ini. Ia mencatat, hingga Mei 2026, total dana kelolaan alias asset under management (AUM) wealth DBS Indonesia tumbuh 7% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan AUM itu disokong jumlah nasabah wealth management yang turut bertambah. Melfrida menyebut, tingkat akuisisi nasabah baru untuk bisnis ini naik 73% yoy pada Mei 2026.

Baca Juga: Tembus Double Digit! BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 11,51% YoY Per Mei 2026

Melfrida mengklaim, DBS Indonesia merupakan salah satu bank terunggul dalam bisnis wealth management di Indonesia. Menurutnya, keunggulan ini didukung kemampuan Bank DBS dalam menganalisis data investasi serta jaringan global yang mumpuni. 

"Selalu saya bilang bahwa DBS Indonesia akan mendorong wealth dengan strength kita. Strength kita tuh di mana? Strength kita tuh adalah di insight driven," kata Melfrida dalam media gathering DBS Indonesia, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga: BI Perpanjang Relaksasi Kartu Kredit hingga Akhir 2026, Minimum Payment Tetap 5%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×