kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Debitur KUR BRI mulai pindah ke kredit komersil


Selasa, 21 Desember 2010 / 15:33 WIB
Debitur KUR BRI mulai pindah ke kredit komersil


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk (BBRI) hingga November 2010 mencatat ada sebanyak 427.782 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berhasil hijrah ke kredit komersil.

“Memang tidak sedikit dari debitur BBRI kemudian layak mendapat jenis kredit berikut yakni kredit komersil,” ujar Sofyan Basir, Direktur Utama Bank BRI di Jakarta (21/12).

Pada periode yang sama, BBRI juga mencatat sudah ada debitur KUR baru sebanyak 3,4 juta nasabah dengan nilai outstanding kredit sebesar Rp 4,02 Triliun.

Sofyan mengatakan, kenaikan debitur KUR ini dari membaiknya kondisi perekonomian dan perdagangan di daerah. Penyebab lainnya adalah upaya BRI melakukan pembinaan para debitur untuk mengembangkan bisnisnya.

Informasi saja, KUR ditujukan buat pengusaha pemula yang belum terjangkau kredit perbankan (bankable) namun memiliki usaha yang sudah mendatangkan keuntungan. Kredit tersebut diberikan atas penjaminan dari pemerintah melalui Askrindo dan Jamkrindo.

Dengan model ini, banyak pengusaha yang kurang layak secara komersil dan belum bankable dapat memperoleh fasilitas kredit perbankan. Namun, jumlahnya tak lebih dari Rp 20 juta untuk KUR Mikro dan kurang dari Rp 500 juta untuk KUR Ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×