kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Debitur KUR BRI mulai pindah ke kredit komersil


Selasa, 21 Desember 2010 / 15:33 WIB


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk (BBRI) hingga November 2010 mencatat ada sebanyak 427.782 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang berhasil hijrah ke kredit komersil.

“Memang tidak sedikit dari debitur BBRI kemudian layak mendapat jenis kredit berikut yakni kredit komersil,” ujar Sofyan Basir, Direktur Utama Bank BRI di Jakarta (21/12).

Pada periode yang sama, BBRI juga mencatat sudah ada debitur KUR baru sebanyak 3,4 juta nasabah dengan nilai outstanding kredit sebesar Rp 4,02 Triliun.

Sofyan mengatakan, kenaikan debitur KUR ini dari membaiknya kondisi perekonomian dan perdagangan di daerah. Penyebab lainnya adalah upaya BRI melakukan pembinaan para debitur untuk mengembangkan bisnisnya.

Informasi saja, KUR ditujukan buat pengusaha pemula yang belum terjangkau kredit perbankan (bankable) namun memiliki usaha yang sudah mendatangkan keuntungan. Kredit tersebut diberikan atas penjaminan dari pemerintah melalui Askrindo dan Jamkrindo.

Dengan model ini, banyak pengusaha yang kurang layak secara komersil dan belum bankable dapat memperoleh fasilitas kredit perbankan. Namun, jumlahnya tak lebih dari Rp 20 juta untuk KUR Mikro dan kurang dari Rp 500 juta untuk KUR Ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×