kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Di Tengah Tekanan Industri Asuransi Jiwa, BRI Life Menjaga Rasio Klaim


Jumat, 08 Mei 2026 / 16:53 WIB
Di Tengah Tekanan Industri Asuransi Jiwa, BRI Life Menjaga Rasio Klaim
ILUSTRASI. PT Asuransi BRI Life meluncurkan inovasi produk MODI (Mobile Digital Insurance) (DOK/BRI Life)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah meningkatnya tekanan ekonomi serta tingginya kewajiban pembayaran klaim, industri asuransi jiwa masih menghadapi tantangan menjaga profitabilitas dan kualitas portofolio.

Dalam kondisi tersebut, kemampuan perusahaan menjaga rasio klaim tetap sehat menjadi salah satu indikator penting ketahanan bisnis dan pengelolaan risiko.

Salah satunya BRI Life, mencatatkan kinerja klaim dan manfaat yang relatif stabil pada kuartal I 2026. Anak usaha Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu membukukan total pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp 1,17 triliun atau menurun 2,4% secara tahunan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,20 triliun.

Direktur Operasional BRI Life, Andrew Bain mengatakan, penurunan nilai klaim dan manfaat mencerminkan kualitas portofolio yang tetap terjaga serta efektivitas pengelolaan risiko perusahaan.

“Kami terus memperkuat tata kelola risiko dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa mengorbankan pelayanan. Rasio klaim dan manfaat di kuartal I tahun 2026 yang terjaga dan lebih rendah dibandingkan industri asuransi jiwa Indonesia, adalah cerminan kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah,” paparnya. dalam rilis, Kamis (7/5). 

Baca Juga: Saham Big Banks Menguat dalam Sepekan, Simak Rekomendasi Analis

Menurut Andrew, strategi underwriting yang disiplin dan pengelolaan portofolio secara selektif menjadi faktor utama yang mendukung penurunan klaim secara tahunan.

“Penurunan klaim year on year sebesar 2,4% tidak lepas dari strategi underwriting yang disiplin dan pengelolaan portofolio yang selektif. Kami ingin memastikan setiap premi yang dibayar nasabah kembali dalam bentuk proteksi yang tepat guna,” tambahnya.

Pada kuartal I 2026, rasio klaim industri asuransi jiwa tercatat sebesar 78,2%. Sementara itu, BRI Life mampu menjaga rasio klaim dan manfaat di level 48,9%, jauh di bawah rata-rata industri.

Perusahaan menilai pencapaian tersebut menunjukkan efisiensi operasional sekaligus ketahanan finansial dalam menghadapi dinamika pasar asuransi jiwa.

Selain menjaga kesehatan portofolio, BRI Life juga menyatakan akan terus memperkuat layanan perlindungan nasabah melalui produk yang relevan serta proses klaim yang cepat dan transparan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×