kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Dimodali asing, bank-bank baru hasil merger berebut segmen kredit UMKM


Minggu, 22 September 2019 / 16:26 WIB

Dimodali asing, bank-bank baru hasil merger berebut segmen kredit UMKM
ILUSTRASI. Sejumlah bank baru hasil merger yang dimiliki investor asing berebut segmen kredit UMKM.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah lembaga keuangan asal Jepang dan Korea Selatan tengah gencar berinvestasi dan mengonsolidasikan sejumlah bank lokal. Yang menarik, tak sedikit dari bank anyar hasil merger tersebut sama-sama membidik industri UKM sebagai bisnis intinya.

Selain soal basis industri UKM yang mumpuni di tanah air, pertumbuhan ekonomi di negara-negara Asia Tenggara khususnya Indonesia yang konsisten memang jadi daya tarik sendiri bagi investor-investor asal Asia Timur tersebut.

“Industri perbankan di Indonesia menarik karena memiliki pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang baik dan populasi terbesar di ASEAN. Selain itu, margin bunga bersih (NIM) industri perbankan di Indonesia juga relatif masih tinggi,” kata Deputy General Manager & Executive Vice President dan Head of Global Corporate Banking & Financial Institution MUFG Jakarta Branch Pancaran Affendi kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: Lembaga keuangan asal Korea getol mengakuisisi bank nasional

Sementara itu, dua bank anyar hasil merger yaitu PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS), dan PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) telah menyatakan diri untuk menyasar segmen UKM untuk menopang bisnisnya.

Bank IBK Indonesia merupakan bank hasil penggabungan PT Bank Agris Tbk (AGRS), dan PT Bank Mitraniaga Tbk (NAGA) yang dimodali oleh Industrial Bank of Korea (IBK).

Saat grand launching Bank IBK Indonesia di Hotel Shagri-La, Kamis (19/9) lalu, Chairman & CEO IBK Bank Kim Do Jun bahkan menyatakan ambisinya agar Bank IBK Indonesia bisa menjadi bank spesialis UKM nomor wahid di Indonesia.

Baca Juga: Bank kecil gencar menyasar segmen konsumsi

“IBK akan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Indonesia dan membantu pertumbuhan UKM dengan dasar kemampuan keuangan UKM yang sudah kami miliki dan bina selama 58 tahun,” katanya.

Senior Executive Vice Preident IBK Bank Oh Hyuk Soo menambahkan sejak awal niat ekspansi di Indonesia pada 2017 pihaknya memang sengaja membidik bank-bank yang punya bisnis utama di segmen UKM. Ini sesuai dengan keahlian perseroan di negara asalnya.

“Maret 2017 kami membentuk tim untuk melacak bank yang punya potensi di Indonesia. Dari sana kami berhasil menemukan 13 calon bank, hingga akhirnya mengerucut kepada Bank Agris, dan Bank Mitraniaga,” katanya dalam kesempatan yang sama.


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Komarul Hidayat

Video Pilihan


Close [X]
×