kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.219   -46,77   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,24   -0,79%
  • LQ45 830   -9,05   -1,08%
  • ISSI 295   -1,17   -0,40%
  • IDX30 433   -3,18   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -4,08   -0,78%
  • IDX80 129   -1,13   -0,87%
  • IDXV30 143   -0,47   -0,33%
  • IDXQ30 140   -1,39   -0,99%

Diterpa pandemi Covid-19, perbankan makin sibuk cari dana murah


Selasa, 26 Mei 2020 / 16:23 WIB
Diterpa pandemi Covid-19, perbankan makin sibuk cari dana murah
ILUSTRASI. Perbankan kejar dana murah


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Anna Suci Perwitasari

Ke depan, pengembangan CASA akan tetap menjadi fokus perusahaan. Apalagi, CIMB Niaga juga sudah meluncurkan aplikasi mobile banking bertajuk OctoMobile yang memudahkan transaksi perbankan nasabah hingga investasi.

"Teknologi ini merupakan salah satu faktor pendorong pertumbuhan dana murah, khususnya tabungan," imbuhnya.

Sebagai catatan saja, per Maret 2020 CIMB Niaga mencatat dana murah naik 18,8% secara tahunan dari Rp 102,41 triliun menjadi Rp 121,65 triliun. Peningkatan tersebut ditopang oleh giro dan tabungan yang masing-masing tumbuh 17,1% dan 20,3% secara yoy.

Baca Juga: Naik 11,8%, laba bersih CIMB Niaga tembus Rp 1,1 triliun di kuartal I

Namun sebaliknya, deposito CIMB Niaga justru menurun dari Rp 88,15 triliun per Maret 2019 menjadi Rp 80,91 triliun per akhir Maret 2020 atau menyusut 8,2% yoy. Tahun ini dan ke depan, Lani menyebut rasio CASA akan dijaga di level 60% hingga maksimal 65%.

Begitu pula dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang menjadikan strategi peningkatan CASA sebagai upaya penjagaan biaya dana. Merujuk laporan keuangan perusahaan, per Maret 2020 rasio CASA BNI terjaga di level 64,9% dan naik dari periode tahun sebelumnya yang sebesar 60,5%.

Rasio tersebut ditopang dari kenaikan dana giro sebesar 27,9% yoy menjadi Rp 214,33 triliun. Sementara untuk tabungan naik 8,1% yoy menjadi Rp 198,52 triliun sedangkan deposito tumbuh negatif 1,9% yoy. Bila dilihat secara historis, dalam tiga tahun terakhir BNI memang selalu menjaga rasio CASA di atas 60%.




TERBARU

[X]
×