Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli
Sementara itu, pembiayaan sisi demand mencapai Rp185 miliar kepada 1.509 debitur UMKM.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, sosialisasi dan penyaluran KPP merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperluas inklusi pembiayaan perumahan sekaligus membangun ekosistem perumahan yang berkelanjutan.
“Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkenalkan Program KPP kepada masyarakat secara lebih luas. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mengetahui kemudahan akses pembiayaan perumahan yang disediakan pemerintah melalui perbankan,” ujar Aris.
Baca Juga: BRI Salurkan KPP Rp 12 Triliun hingga Awal September 2026
Selain KPP, hingga 8 September 2026 BRI telah menyalurkan FLPP sebanyak 25.030 unit rumah. Realisasi tersebut sejalan dengan target komitmen penyaluran FLPP sebanyak 60.000 unit rumah sepanjang 2026.
Aris menambahkan, BRI akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pengembang untuk mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan hari ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. BRI akan terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah melalui sinergi dengan pemerintah dan pengembang,” pungkasnya.
Untuk mendorong penyaluran pembiayaan perumahan, BRI juga menawarkan program KPR Sejahtera dan fasilitas KPP hingga 31 Desember 2026, antara lain uang muka mulai 1% dan suku bunga tetap 5% hingga 20 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














