kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

DPK Tumbuh Kencang Saat Penyaluran Kredit Cenderung Stagnan pada Agustus 2025


Rabu, 17 September 2025 / 12:19 WIB
DPK Tumbuh Kencang Saat Penyaluran Kredit Cenderung Stagnan pada Agustus 2025
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae. OJK mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) semakin ngebut saat penyaluran kredit stagnan. KONTAN/Baihaki/8/9/2025


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi perlambatan kredit yang disebabkan oleh minimnya permintaan semakin nyata. Ini tercermin dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang makin ngebut di saat penyaluran kredit cenderung stagnan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan, pertumbuhan DPK pada Agustus 2025 mencapai 8,15% secara tahunan (YoY). Sementara, nilai DPK yang dihimpun mencapai Rp 9.386 triliun.

Sebagai perbandingan, pertumbuhan DPK perbankan per Juli 2025 hanya mencatat pertumbuhan 7% YoY. Di mana, pada bulan tersebut DPK yang dimiliki oleh perbankan senilai Rp 9.294 triliun.

Baca Juga: Kredit Menganggur Tinggi Tanda Likuiditas Aman

Jika dibandingkan dengan kredit, pada Agustus 2025, OJK mencatat pertumbuhan kredit hanya sekitar 7,56% YoY. Pertumbuhan tersebut cenderung stagnan dengan yang terjadi di Juli 2025 dengan tumbuh 7,03% YoY.

"Kinerja kredit ditopang oleh likuiditas yang relatif ample atau memadai," ujar Dian di Komisi XI DPR RI, Rabu (17/9/2025).

Tak hanya itu, Dian juga menjelaskan likuiditas yang memadai turut tercermin dalam rasio intermediasi seperti Loan to Deposit Ratio (LDR). Sebagai gambaran, LDR perbankan per Agustus 2025 berada di sekitar 86,03% yang menurun dari bulan Juli 2024 di level 86,54%.

Baca Juga: Kenaikan Kredit Menganggur Jadi Tanda Minimnya Permintaan

Di sisi lain, Dian bilang LDR itu semakin menurun pasca pemerintah menyuntik dana senilai Rp 200 triliun kepada bank pelat merah pada 12 September 2025. Di mana, LDR perbankan semakin menurun menjadi 85,34%.

Hanya saja, ia menyoroti bahwa masalah DPK lebih banyak terjadi di bank-bank yang masuk dalam Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) dua dan tiga. Sebagai informasi, bank-bank pelat merah mayoritas masuk dalam KBMI 4.

"DPK KBMI 4 masih tumbuh meningkat, namun secara umum DPK di Juli 2025 melambat disebabkan KBMI 2 dan KBMI 3," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×