kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.050   42,00   0,23%
  • IDX 6.264   29,41   0,47%
  • KOMPAS100 822   3,36   0,41%
  • LQ45 626   2,51   0,40%
  • ISSI 217   0,86   0,40%
  • IDX30 352   2,00   0,57%
  • IDXHIDIV20 432   1,19   0,28%
  • IDX80 94   0,38   0,41%
  • IDXV30 119   0,44   0,37%
  • IDXQ30 112   0,28   0,25%

Enggan bikin modal ventura, BNI 'garap' e-commerce


Senin, 15 Februari 2016 / 20:39 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tidak seperti Bank BUMN lainnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tidak berminat untuk mendirikan perusahaan modal ventura ataupun membiayai kredit untuk perusahaan startup dan perdagangan online atau e-commerce. BNI "iklas", kedua saudaranya yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Mandiri Tbk yang terjun menggarap bisnis modal ventura.

"Kami justru ingin bekerjasama dengan perusahaan e-commerce untuk menggaet pasar perdagangan online," kata Sekretaris Perusahaan BNI Suhardi Petrus, kepada KONTAN, Senin (15/2).

Rencananya, bank berpelat merah ini akan bekerjasama dengan perusahaan e-commerce lokal. Sebut saja, Bukalapak.com dan Tokopedia.com sebagai perusahaan e-commerce papan atas di dalam negeri.

Lanjutnya, BNI akan bekerjsama dengan perusahaan e-commerce untuk meningkatkan bisnis kartu kredit dan kartu debit. Alhasil, bisnis konsumer akan meningkat yang ujungnya akan menghasilkan pendapatan komisi atau fee base income.

"Kami menargetkan akan melakukan kerja sama dengan perusahaan e-commerce di tahun 2016 ini," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×