kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Era digital, bank besar ogah tambah ATM dan cabang


Selasa, 19 Desember 2017 / 20:19 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank besar pada tahun depan mengaku tidak akan menambah infrastruktur jaringan yaitu cabang dan ATM. Ini karena bank masih akan melakukan optimalisasi jaringan yang ada menghadapi digital banking.

Rohan Hafas, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri bilang tahun depan bank tidak akan banyak melakukan penambahan cabang.

"Karena saat ini transaksi nasabah lebih banyak dilakukan melalui jaringan elektronik perbankan," kata Rohan kepada Kontan.co.id, Selasa (19/12).

Tercatat hanya kurang dari 8% transaksi nasabah Bank Mandiri dilakukan di kantor cabang, misalnya untuk pembukaan rekening. Oleh karena itu, tahun depan Mandiri hanya akan menambah 5 cabang baru.

Sedangkan untuk ATM, Mandiri jiga tidak berencana menambah mesin ATM pda tahun depan. Ini karena saat ini Bank BUMN memiliki kesepakatan di ATM Merah Putih.

Tahun depan, Mandiri menganggarkan Rp40-50 miliar untuk belanja modal non-IT khusus penambahan cabang

Senada, Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur OCBC NISP bilang tahun depan bank tak akan melakukan penambahan cabang dan ATM.

"Tahun depan kami masih akan melakukan optimalisasi kantor dan ATM," kata Parwati kepada Kontan.co.id.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×