kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ini 5 sektor pemberat NPL bank daerah


Senin, 23 Oktober 2017 / 14:47 WIB
Ini 5 sektor pemberat NPL bank daerah


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Bank Pembangunan Daerah (BPD) sampai Agustus 2017 mencatat non performing loan (NPL) 3,51%. Rasio kredit bermasalah bank daerah ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan industri yaitu 3%.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada lima segmen yang menyumbang NPL BPD terbesar. Lima segmen ini adalah perdagangan, konstruksi, pertanian, hotel dan properti.

Masing-masing segmen ini tercatat mempunyai NPL lebih dari 10%. Dari lima segmen ini yang mempunyai NPL terbesar adalah pertambangan dan penggalian yaitu 21,8%, disusul perhotelan dan pertanian masing masing 15,3% dan 12,1%.

I Made Sudja, Direktur Utama BPD Bali bilang saat ini NPL bank masih terkendali diangka 1,9%. "Untuk kredit bermasalah kami akan lakukan restrukturisasi penjualan dan lelang," kata Made kepada Kontan.co.id, Senin (23/10).

Bambang Setiawan, Direktur Utama Bank BPD DIY mencatat NPL bank per September 2017 berada di angka 2,44%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×