kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ini alasan Mandiri Tunas biayai kendaraan mewah


Rabu, 13 Agustus 2014 / 14:56 WIB
Ini alasan Mandiri Tunas biayai kendaraan mewah
ILUSTRASI. 4 Cara Mengubah Foto JPG ke PDF melalui Canva sampai Photoshop. REUTERS/Lucy Nicholson/File Photo.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kecintaan masyarakat kelas menengah-atas terhadap kendaraan mewah, baik roda empat maupun roda dua menjadi ladang bisnis tersendiri bagi PT Mandiri Tunas Finance.

Lihat saja, aktivitas pembiayaan kendaraan mewah yang dilakoni Mandiri Tunas Finance terbukti tokcer. Sedikitnya ada 1.000 kendaraan mewah dibiayai anak usaha Bank Mandiri ini setiap tahunnya.

Sebanyak 500 unit di antaranya mengalir ke pembiayaan roda empat dengan merek-merek Mercedes Benz, BMW, Range Rover hingga Jaguar. Sedangkan sisanya 500 unit mengalir ke pembiayaan roda dua berlabel Ducati, Harley Davidson, dan Kawasaki Ninja berkapasitas mesin besar.

Ignatius Susatyo Wijoyo, Direktur Utama Mandiri Tunas Finance mengungkapkan, terjunnya perseroan ke pembiayaan barang mewah, dikarenakan segmen ini relatif stabil. Pihaknya bisa meladeni permintaan pembiayaan mobil mewah sekitar 500 unit dalam satu tahun dengan harga mulai dari Rp 700 juta per unit.

Begitu pula dengan pembiayaan motor gede yang harga per unitnya mulai dari Rp 100 juta sampai Rp 500 juta. “Permintaan kendaraan mewah ini banyak berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bali, Medan, Pekanbaru dan Surabaya,” ujarnya.

Menurut Ignatius, profil konsumen di segmen ini umumnya pebisnis dengan usia 35 tahun – 40 tahun. “Mereka ini kalau bayar uang muka mobil atau motor bisa 50% dari harga jual kendaraan. Dengan jangka waktu pembiayaan antara 1 – 2 tahun,” terang dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×