kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Jamkrida Sumbar Catat Tren Pertumbuhan Imbal Jasa Penjaminan


Kamis, 03 September 2026 / 19:43 WIB
Jamkrida Sumbar Catat Tren Pertumbuhan Imbal Jasa Penjaminan
ILUSTRASI. Jamkrida, Jamkrida Sumbar (KONTAN/Panji Indra)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Sumatera Barat (Perseroda) atau PT Jamkrida Sumbar mencatatkan tren peningkatan pertumbuhan nilai Imbal Jasa Penjaminan (IJP) dalam beberapa bulan terakhir. 

Direktur Utama PT Jamkrida Sumbar Ibnu Fadhli mengatakan perolehan nilai IJP Jamkrida Sumbar terus mengalami pertumbuhan dari Rp 28,7 miliar pada April 2026, kemudian sebesar Rp 33,5 miliar untuk posisi Mei 2026 atau tumbuh 17% Year on Year (YoY), lalu sebesar Rp 40,7 miliar per Juni 2026 atau tumbuh 21% YoY. 

"Sampai akhir semester I-2026, kinerja IJP Jamkrida Sumbar menunjukkan perkembangan yang positif, sejalan dengan pertumbuhan volume penjaminan yang berhasil dihimpun perusahaan dari berbagai mitra penyalur kredit atau pembiayaan," katanya kepada Kontan, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga: Perbankan Menukil Peluang Likuiditas dari Aturan Bunga Simpanan SMV Kemenkeu

Ibnu juga menerangkan tren positif itu utamanya didorong sejumlah faktor, seperti peningkatan aktivitas penjaminan pada segmen produktif, baik penjaminan kredit atau pembiayaan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seperti Kredit Usaha Rakyat maupun sektor lainnya yang menjadi fokus perusahaan. 

"Selain itu, peningkatan volume penjaminan, penguatan kerja sama dengan perbankan, dan lembaga keuangan lainnya juga menjadi salah satu faktor pendukung," tuturnya.

Melihat data tersebut, Ibnu memperkirakan IJP masih memiliki ruang untuk terus bertumbuh hingga akhir tahun, dengan tetap memperhatikan kualitas risiko dan prinsip kehati-hatian.

Baca Juga: Perbankan Genjot Akuisisi Nasabah, Dana Murah Ikut Terdongkrak

Sebagai informasi, nilai Imbal Jasa Penjaminan (IJP) industri penjaminan terus mengalami pertumbuhan dalam beberapa bulan terakhir. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, nilai IJP industri tumbuh sebesar 6,13% Year on Year (YoY) per April 2026, lalu sebesar 14,68% YoY per Mei 2026, kemudian meningkat 18,06% YoY dengan nilai Rp 4,13 triliun per Juni 2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×