kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Jumlah Jamkrida stagnan, OJK gencar sosialisasi


Jumat, 04 Agustus 2017 / 09:37 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang giat melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk segera mendirikan perusahaan penjamin kredit daerah alias Jamkrida. Maklum saja, hingga Juni lalu, baru 18 provinsi yang memiliki Jamkrida. Angka tersebut masih stagnan dari pencapaian tahun 2016 lalu.

Deputi Komisioner Industri Keuangan Nonbank (IKNB) I OJK Edy Setiadi mengatakan, pihaknya memang sedang terus menyosialisasikan Jamkrida kepada pejabat Pemda dengan mengundang semua narasumber dari 18 Jamkrida yang sudah berhasil memimpin.

Selain sulitnya mendapatkan dana untuk penyertaan modal awal sebesar Rp 25 miliar, menurut Edy hal lain yg mungkin bisa ditambahkan adalah perlu adanya kemauan yang kuat atau komitmen dari pimpinan daerah (eksekutif dan legislatif).

"Alokasi anggaran untuk memenuhi minimum permodalan Jamkrida karena tidak semua Pemda memiliki kondisi keuangan yang cukup dan SDM yang belum sepenuhnya mampu mempersiapkan pembentukan Jamkrida, untuk itu, proses penyusunan perda perlu dipercepat," kata Edy kepada KONTAN, Kamis (3/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×