kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kredit Himbara ke BUMN Kian Membesar, Risiko Konsentrasi Mengintai


Selasa, 08 September 2026 / 05:59 WIB
Diperbarui Selasa, 08 September 2026 / 06:02 WIB
Kredit Himbara ke BUMN Kian Membesar, Risiko Konsentrasi Mengintai
ILUSTRASI. Kinerja Perbankan-Pengunjung di booth HIMBARA (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

Bank Mandiri menegaskan peningkatan eksposur ke ekosistem pemerintah dan BUMN tetap dilakukan secara selektif.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan pembiayaan tersebut mencakup proyek strategis, infrastruktur, energi, pertahanan hingga layanan publik.

"Ekspansi kredit dilakukan secara selektif dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko," ujar Adhika.

Ia mengatakan Bank Mandiri masih mampu menjaga kualitas aset di tengah tingginya eksposur tersebut. Per Juni 2026, rasio kredit bermasalah atau NPL secara bank only tercatat 0,98%.

Baca Juga: Kredit ke BUMN Masih Jadi Motor Pertumbuhan Kredit Himbara

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo mengatakan eksposur kepada BUMN, termasuk perusahaan BUMN karya, tetap dikelola secara prudent. Penyaluran kredit mempertimbangkan profil risiko, prospek debitur serta perkembangan proyek.

Terkait isu perpanjangan pembayaran utang proyek infrastruktur BUMN karya, Okki mengatakan BNI secara berkala mengevaluasi portofolio bersama debitur dan pemangku kepentingan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan skema pembiayaan dengan perkembangan proyek dan kemampuan pembayaran debitur. BNI juga membentuk cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sesuai standar akuntansi dan ketentuan regulator.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×