Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laju pertumbuhan kredit investasi PT Bank Danamon Indonesia Tbk terus menguat hingga jelang akhir tahun 2025. Di tengah tren positif kredit investasi industri perbankan, sektor manufaktur atau industri pengolahan menjadi salah satu motor utama penyaluran kredit investasi Danamon.
Bank Indonesia (BI) mencatat kredit investasi menjadi jenis kredit yang tren pertumbuhannya paling positif pada November 2025, yakni mencapai 17,8% secara tahunan. Sebagai perbandingan, kredit modal kerja dan kredit konsumsi masing-masing hanya tumbuh 2,5% dan 7,2% secara tahunan pada periode yang sama.
Sejalan dengan itu, Direktur Enterprise Banking & Financial Institution Bank Danamon Thomas Sudarma mengungkapkan, hingga September 2025 Danamon telah menyalurkan kredit investasi sekitar Rp 33,5 triliun, dengan pertumbuhan hampir 30% secara tahunan.
Baca Juga: Danamon Catat Pertumbuhan Penjualan SBN 12% Sepanjang 2025
“Kredit investasi Danamon tumbuh cukup signifikan dan salah satu penopang utamanya berasal dari sektor industri pengolahan,” ujar Thomas kepada Kontan, Selasa (6/1/2026).
Selain manufaktur, penyaluran kredit investasi Danamon juga mengalir ke sektor perdagangan dan real estate, seiring kebutuhan pembiayaan jangka panjang untuk mendukung ekspansi usaha nasabah.
Thomas menjelaskan, peningkatan kredit investasi ini didorong oleh optimisme dunia usaha terhadap stabilitas ekonomi, yang didukung oleh kebijakan pemerintah, serta kebutuhan nasabah untuk memperluas kapasitas produksi dan aktivitas bisnis.
Baca Juga: Danamon Tetap Tumbuh di Bisnis Trade Finance di Tengah Gejolak Perdagangan Global
“Kami melihat permintaan kredit investasi mencerminkan rencana ekspansi yang cukup kuat dari para pelaku usaha, khususnya di sektor manufaktur,” jelasnya.
Ke depan, Danamon masih melihat peluang pertumbuhan kredit investasi tetap terbuka pada 2026. Namun, laju pertumbuhan akan disesuaikan dengan strategi perseroan serta mempertimbangkan dinamika kondisi ekonomi, baik dari sisi domestik maupun global.
“Untuk 2026, Danamon mengharapkan pertumbuhan kredit sejalan dengan target pertumbuhan kredit industri perbankan secara umum, dengan tetap mencermati berbagai faktor internal dan eksternal,” tutup Thomas.
Baca Juga: Bank Danamon Beri Fasilitas Kredit Rp 100 Miliar untuk Anak Usaha Centratama (CENT)
Selanjutnya: Intip Saham Net Sell Terbesar Asing Saat IHSG Sentuh Level ATH Baru Lagi, Rabu (7/1)
Menarik Dibaca: 6 Bahaya Duduk Terlalu Lama Menurut Dokter yang Penting Diketahui
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













