kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

LDR menggunung, bankir ramal likuiditas DPK masih bakal mengetat di semester II-2019


Senin, 29 Juli 2019 / 15:50 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Handoyo

Jika merujuk laporan keuangan perseroan, likuiditas BCA terpantau masih sangat aman. Tercermin dari posisi LDR di level 79% di semester I 2019. Indikator likuiditas seperti rasio intermediasi makroprudensial (RIM) pun masih terjaga di 80%.

Meski begitu, kedua rasio tersebut memang terpantau naik secara year to date (ytd) sekitar 250 - 260 basis poin (bps).

Namun, bank swasta terbesar di Tanah Air ini juga membukukan pertumbuhan DPK lebih pelan dibanding kredit. Hingga Juni 2019, kredit BCA sudah naik 11,5% sedangkan DPK baru tumbuh 8,6%.

"Untuk BCA, memang semester I (LDR) sekitar 79% dan kami harapkan kredit tetap tumbuh secara prudent," katanya.

Melihat masih terbukanya ruang pengetatan likudiitas, BCA meramal LDR perseroan maksimal akan pada level 85% tahun ini. BCA juga sebelumnya sudah mulai menurunkan rata-rata bunga deposito sebesar 0,25%.

"Penurunan bunga deposito tidak membuat likuiditas longgar, terlihat LDR industri yang justru terjadi kenaikan," terangnya.




TERBARU

[X]
×