kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

LDR menggunung, bankir ramal likuiditas DPK masih bakal mengetat di semester II-2019


Senin, 29 Juli 2019 / 15:50 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Handoyo

Jika merujuk laporan keuangan perseroan, likuiditas BCA terpantau masih sangat aman. Tercermin dari posisi LDR di level 79% di semester I 2019. Indikator likuiditas seperti rasio intermediasi makroprudensial (RIM) pun masih terjaga di 80%.

Meski begitu, kedua rasio tersebut memang terpantau naik secara year to date (ytd) sekitar 250 - 260 basis poin (bps).

Namun, bank swasta terbesar di Tanah Air ini juga membukukan pertumbuhan DPK lebih pelan dibanding kredit. Hingga Juni 2019, kredit BCA sudah naik 11,5% sedangkan DPK baru tumbuh 8,6%.

"Untuk BCA, memang semester I (LDR) sekitar 79% dan kami harapkan kredit tetap tumbuh secara prudent," katanya.

Melihat masih terbukanya ruang pengetatan likudiitas, BCA meramal LDR perseroan maksimal akan pada level 85% tahun ini. BCA juga sebelumnya sudah mulai menurunkan rata-rata bunga deposito sebesar 0,25%.

"Penurunan bunga deposito tidak membuat likuiditas longgar, terlihat LDR industri yang justru terjadi kenaikan," terangnya.




TERBARU

[X]
×